Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Selasa, 16 Juni 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
AdvertorialDaerahUncategorized

Tingkatkn Kesehatan Ibu Dan Anak Dinkes Banten Gelar kegiatan Penguatan Kualitas Pelayanan ANC Sesuai Standar

by Teropong News 25 April 2024
written by Teropong News 25 April 2024
554

Serang,(teropongnews.id)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Melaksanakan kegiatan Penguatan Kualitas Pelayanan ANC (Antenatal Care) Sesuai Standar Sesuai Standar APBD Tahun Angaran 2024 yang di selengarakan di lantai 3 Gedung A Aula Dinkes Provinsi Banten.

Untuk Diketahui Kegiatan Penguatan Kualiutas Pelayanan Antenatal care (ANC) ini resmi langsung di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Dr.dr.Hj.Ati Pramudji Hastuti. MARS

Dalam Sambutan Dr.dr.Hj.Ati Pramudji Hastuti. MARS Kepala Dinas Kesehatan Mengatakan, salah satu program prioritas pemerintah baik tingkat nasional maupun tingkat Kabupaten/Kota adalah meningkatkan kesehatan Ibu dan anak

Ati mengatakan bahwa Tujuan kegiatan Penguatan Kualitas Pelayanan ANC, untuk menurunkan angka kematian ibu dan juga bayi,”Bagaimana kita bisa mencegah dan menurunkan prevalensi stunting yang ada di Provinsi Banten. Untuk bisa itu semua berawal, selain dari usia remaja yang kita tangani dan bagaimana kita memberikan pelayanan kepada ibu hamil,”ujar Ati

“Bagaimana kualitas dari pada layanan yang telah di berikan kalo kita lihat dari capaian kita di tahun 2023 dimana capaian K1 dan capaian K5 yang justru ini menjadi di satu stamformasi pilar kesehatan untuk meningkatkan kontribusi terhadap meningkatkan nya kesehatan ibu dan juga bayi, juga menekan angka kematian ibu dan bayi dari target 92% karena berawal dari K1 begitu komplit pemeriksaannya”.

Ati menghimbau kepada pemeriksa ANC pertama bahwa wajib dilakukan di Faselitas pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas Atau Rumah Sakit yang memiliki laboratorium lengkap karena di pemeriksaan tahap pertama itu kita akan deteksi agar keliatan penyakit-penyakit tertentu.

Ati Pramudji menjelaskan pelayanan kepada ibu hamil mulai dari upaya promotif sampai dengan upaya kuratif,
upaya promotif edukasi pihaknya lakukan, kemudian preventif pencegahan dari mulai preventif primer seperti imunisasi, tetanus, toxoid, hingga sekunder yaitu deteksi dini.

Maka dari itu, untuk mempercepat kesehatan ibu dan anak ini bisa dilakukan pemeriksaan ANC. Jadi selama masa kehamilan mulai dari muncul konsepsus sampai dengan sebelum melahirkan.

Ati Berharap, Harapannya semua apapun yang bermasalah yang berpotensi terhadap faktor komfikasi terhadap perkembangan janin dan juga keselamatan ibu sampai kan persalinan ini bisa terselamatkan dengan baik.

sejauh iniKita hanya di angkat 89% dan K5 ini 86% dan belum masuk target Dinkes Banten karena target Dinkes Banten yaitu 92%, padahal kalo kita liat K4 nya ini sudah tinggi di angka 99% dan K6 92% ini tentu sebagai perhatian kita padahal kita tau pemeriksaan ANC meskipun dalam SPM Kemendagri yang di wajibkan kepada Kabupaten/Kota ini hanya pemeriksaan 4 kali kalo Kemendagri SPM.

selanjutnya Dinkes Banten masih memiliki PR yang harus di kerjakan seperti pemberian pelayanan terutama di K1 dan K5 dan harus benar benar Berkualitas, kunci sukses dari pertumbuhan, Perkembangan janin

Tetapi standar nasional kementrian kesehatan kita sudah berlaku 6 kali kenapa yang dilihat K1,K5,K4,K6 dan K2,K3 nya kita tidak menginput K1 untuk kita memperoleh diteksi dini mengetahui agar lebih cepat kita melakukan tata laksana dengan baik sesuai standar.

Harapan kita tanpa jumlah yang sesuai dengan apa yang diharapkan kementrian Kesehatan ditambah lagi dengan Kualitas ANC, kita tidak mungkin bisa menurunkan jumlah kematian ibu dan bayi secara seknifikan.

Kemudian kita akan lihat Proses persiapan dalam perencanaan persalinan yang di awali dengan K4 nya K5 di cek lagi seluruhnya sampai dengan pemeriksaan USG untuk kita merencakan persalinan dan persalinan dengan normal pada saat K6 masuk ini keluarga apa yang harus di lakukan sampai pada dimana akan bersalin.

Harapannya saya yakin kalian adalah tenaga kesehatan terpilih yang bisa melakukan Upaya peningkatan derajat kesehatan pada masyarakat khususnya di dalam peningkatan kesehatan dan anak sehingga kita masih berusaha terus bagaimana kematian ibu dan bayi di Provinsi Banten ini bisa menurun(ADV)

Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

DPRD PROVINSI BANTEN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI TAHUN BARU ISLAM 1.MUHARAM 1448 HIJRIYAH

16 Juni 2026

KEBIJAKAN GUBERNUR BANTEN PERLU Di PERTANYAKAN???

15 Juni 2026

KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid

14 Juni 2026

Syukur Memayungi Kelapa Dua: KD PERTIWI Cup 1 Resmi Dibuka Meriah.

13 Juni 2026

IKPP Serang Tanam 1.000 Cemara Laut Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

13 Juni 2026

Bukan Orang Baru di DPRD, Pengalaman Jadi Modal Utama Sekwan Subhan

12 Juni 2026

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home
 

Memuat Komentar...