Kabupaten Serang, {Teropongnews.id} – Momentum Hari Air Sedunia Ke-32 Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas PUPR mengadakan rangkaian peringatan Hari Air Dunia ke-32 dengan kegiatan aksi.
Peringatan Hari Air Dunia 2024 Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yang telah dilaksanakan beberapa pekan lalu di Pendopo Bupati Serang, Dengan mengambil tema “Wujudkan Kehandalan Air Kabupaten Serang Melalui Aksi dan Kolaborasi” yang merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan dan perdamaian dalam konteks sumber daya air dengan fokus utama pada kompleksitas isu air global.
Kepala Dinas PUPR Yadi Priyadi Rochdian mengatakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Air Dunia ke 32 tahun 2024 ini dengan Tema “Wujudkan Kehandalan Air Kabupaten Serang Melalui Aksi dan Kolaborasi” tema tersebut sangat baik karena Sumber daya air hendaknya kita kelola dengan baik, agar masyarakat dapat merasakan air secara adil dan baik. Sehingga, air tersebut tidak menyebabkan conflict of interest bagi masyarakat, Air merupakan aset yang sangat berharga dan sebelumnya, kita pernah menghadapi krisis yang serius akibat perubahan iklim, polusi, dan perlakuan yang tidak berkelanjutan”. ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi dan aksi nyata diperlukan untuk melindungi dan mengelola air dengan bijak guna mencapai kehandalan pasokan air yang mencakup ketersediaan yang cukup, kualitas yang baik, dan akses yang adil bagi semua penduduk, mempercepat pencapaian tujuan bersama,sehingga Kehandalan air menjadi pondasi dalam penguatan ekonomi serta menjadi momentum untuk mengubah visi kehandalan air menjadi kenyataan yang bermanfaat bagi masyarakat,”.Ucap Yadi.
Dilanjutkan, dalam rangkaian peringatan Hari Air Dunia ke-32, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan di Kabupaten Serang dimulai 22 Maret 2024 Hari Air Dunia hingga 22 April 2024 Hari Bumi. “Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah Daerah, masyarakat, sektor swasta, dan pemangku kepentingan terkait serta Komunitas Peduli Sungai, tujuan utama dari peringatan hari air ini adalah untuk mendorong aksi nyata dalam mencapai kehandalan pasokan air di Kabupaten Serang dan mempromosikan kolaborasi lintas sektoral”.Paparnya.
Sementara,Kepala Bidang Sumber Daya Air Nurlelah,STP,.MM, menjelaskan, rangkaian peringatan Hari Air Dunia ke-32 di tingkat Kabupaten Serang dimeriahkan dengan Aksi – aksi yang melibatkan banyak pihak, yang merupakan wujud kolaborasi untuk menciptakan penguatan kapasitas pengelola sumber daya air, kampanye publik di sekolah – sekolah, penanaman pohon, tebar benih ikan, bersih- bersih sungai dan berbagai acara pendukung juga diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kehandalan air.
“Program ini dilaksanakan dalam rangka mendoktrin Regenerasi untuk mencintai lingkungan, agar nantinya lingkungan kita ini dapat dijaga oleh generasi muda seperti mereka pada masa yang akan datang, Aksi mengedukasi ini, agar para siswa memahami betapa pentingnya air bagi kehidupan, edukasi yang di terapkan, bagaimana cara mengelola dan memelihara alam serta air. Ungkap Lela.
Lela melanjutkan, aksi lainnya “Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, berbagai kegiatan dilakukan, antara lain sarasehan komisi irigasi, lomba pengelolaan
embung, evaluasi kinerja perkumpulan petani pemakai air, serta aksi bersih sungai oleh komunitas peduli sungai dan sumberdaya alam (KOPISUSU).
Selain itu, Dengan mengundang mitra kerja, serta komunitas yang memiliki peran dalam pelestarian alam dan sumber air. Tidak hanya itu, sebagai bentuk aksi nyata dalam konservasi air, dilaksanakan juga penanaman pohon buah-buahan di berbagai infrastruktur SDA.
Kemudian, sebagai puncak peringatan Hari Air Dunia, Dinas PUPR Kabupaten Serang melalui Bidang SDA ikut serta dalam acara World water Forum ke 10 di Nusa Dua – Bali dimana Indonesia sebagai tuan rumah gelaran tingkat dunia tahun ini, yang dihadiri oleh 172 negara yang merupakan wadah bagi para pemangku kepentingan lintas negara untuk membahas isu2 SDA dari berbagai belahan dunia.
Diberitahukan, Melalui Momentum Hari Air Dunia Dinas PUPR Kabupaten Serang melalui bidang Sumber Daya Air tidak hanya melakukan aksi tapi juga membuat “ inovasi” yang luar biasa melalui Pemanenan Air Hujan (PAH) yang airnya dimanfaatkan langsung untuk minum tanpa perlu dimasak serta penerapan biopori dalam meminimalisir genangan air hujan di lingkungan kantor PUPR Kabupaten Serang.
Dijelaskan, Inovasi Pemanenan Air Hujan (PAH) selanjutnya ditingkatkan menjadi lebih inovatif oleh Niko salah satu Staf Bidang SDA PUPR Kabupaten Serang, dengan mengembangkannya menjadi alat yang dapat digunakan tidak hanya untuk memurnikan Air Hujan tapi juga air limbah yang dapat dimanfaatkan oleh Masyarakat, bukan hanya untuk mandi atau mencuci, melainkan dapat di konsumsi sebagai air minum tanpa harus di masak.
Saat ini Niko telah memenangkan lomba Teknologi Tepat Guna(TTG) tingkat Kabupatan dan tingkat Provinsi dan akan menghadapi lomba TTG tingkat Nasional.
Sedangkan untuk biopori, diketuai oleh Yudis salah satu Staf Bidang SDA PUPR Kabupaten Serang, menerapkannya di lingkungan kantor. Alat ini berfungsi untuk memudahkan serta dapat menyerap dengan cepat genangan air ke dalam tanah tanpa memakan waktu lama..
Dengan harapan “Semoga dengan berbagai rangkaian kegiatan dan Inovatif yang kami laksanakan ini, kita semua dapat memahami pentingnya pengelolaan sumber daya air. Rangkaian peringatan Hari Air Dunia ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menuju 10th World Water Forum. Agenda ini merupakan acara lintas negara terbesar yang membahas masalah pengelolaan sumber daya air.(ADV)
Hari Air Dunia ke-32, Momentum Mengubah Visi Wujudkan Kehandalan Air Menjadi Kenyataan
446
