Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Senin, 29 Juni 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
HeadlineUncategorized

Dinkes Banten Gelar Program Gizi Dalam penanganan stunting Dengan Integrasi Layanan Primer Tingkat Provinsi Banten

by Teropong News 6 November 2024
written by Teropong News 6 November 2024
393

Pandeglang, Teropongnews.id- Dinas kesehatan Provinsi Banten Gelar Program gizi dalam penanganan stunting dengan integrasi layanan primer  Tingkat Provinsi Banten yang di selenggarakan di Desa kadu Gemlo Kecamatan Kadu Hejo kabupaten pandeglang Rabu (6/11/24).

Kegiatan tersebut di selenggarakan, bertujuan untuk meningkatkan statys gizi masyarakat dan menurunkan angka stunting melalui pendekatan komprehenshif dan berkesinambungan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Dr. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS Menjelaskan, Program ini mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan dasar seperti pos yandu, puskesmas dan layanan ibu dan anak unyuk memastikan akses yang lebih luas dan mudah bagi masyarakat tetutama kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi dan balita.

Pendekatan integritas ini meliputi pemantauan pertumbuhan pemberian makanan tambahan serta Edukasi gizi yang intensif bagi keluarga selain itu melalui kolaborasi antar sektor. Ucapnya.

Ati melanjutkan, program ini juga melibatkan peran aktif,  komunitas kader kesehatan serta lembaga pendidikan dan sosial. Hasil yang di harapkan adalah terciptanya lingkungan yang mendukung pertumbuhan optimal anak sert. Penurunan prevalensi stunting secara signifikan.Tuturnya.

“Sosialisasi ini adalah langkah awal yang baik. Masih banyak yang belum mengerti betul apa itu stunting dan dampaknya bagi masa depan anak-anak kita. Edukasi yang diberikan di lapangan akan sangat membantu,” ujar Ati.

Ia berharap program serupa terus diperluas, sehingga pemahaman tentang gizi dan cara mencegah stunting bisa tersebar lebih luas lagi.

Salah satu materi yang disampaikan, menyoroti pentingnya perubahan pola makan masyarakat, terutama dalam menghindari makanan kemasan dan ultra-proses yang kini lebih sering dikonsumsi.

“Makanan sehat adalah makanan alami yang tidak melalui proses berlebihan. Sayuran, buah, dan umbi-umbian adalah contoh makanan sehat yang sangat baik bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ati.

Ia menambahkan, kebiasaan mengonsumsi makanan kemasan yang tinggi bahan pengawet atau gula tambahan dapat mengganggu proses pencernaan anak dan menghambat perkembangan mereka.

Selain itu,  Ati juga menekankan pentingnya variasi sumber karbohidrat dalam pola makan. Masyarakat sering kali hanya mengandalkan nasi sebagai sumber utama karbohidrat, padahal ada banyak pilihan sehat lainnya, seperti kentang, ubi, dan umbi-umbian. Dengan variasi tersebut, pencernaan anak akan lebih terlatih, dan asupan gizi dapat diserap dengan lebih optimal.

“Penting bagi kita untuk mengenalkan variasi makanan pada anak-anak, agar mereka mendapatkan asupan gizi yang seimbang. Tidak hanya nasi, tapi juga kentang dan umbi-umbian bisa menjadi pilihan karbohidrat yang baik,” .

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di Kabupaten Pandeglang, mengenai pentingnya pola makan sehat dalam upaya mencegah stunting.(***)

Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

Polda NTT Tangani 80 Kasus Kriminal Konvensional Selama Semester I 2026, 65 Kasus Berhasil...

28 Juni 2026

Polda Banten Tangkap Sindikat Penipuan Berkedok Travel Haji Dan Umroh

25 Juni 2026

Pastikan Pemukiman Warga Aman Polsek Kasemen Lakukan Patroli Malam

24 Juni 2026

BKKBN Banten Gelar Pengobatan Gratis dan Senam Bersama Lansia dalam Rangka Harganas ke-33 Tahun...

23 Juni 2026

Politik Komparatif sebagai Pendekatan untuk Memahami Sistem Pemerintahan

23 Juni 2026

Sistem Pemerintahan Indonesia di Tengah Tantangan Zaman

20 Juni 2026

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home