Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Senin, 29 Juni 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
HeadlineSerang RayaUncategorized

Aliansi Serang Utara (AL-SERUT) Minta APH Selidiki Izin Galian C Dikaki Gunung Pinang dan Lingkar Cilegon

by Teropong News 19 Mei 2025
written by Teropong News

BantenTeropongnews.id- (19/04/2025).
Banyaknya Pengusaha ke Kota Serang yang selama ini dampaknya terus merusak lingkungan dan kehutanan menjadikan ekositem Alam yang tidak stabil Dan Dampaknya masyarakat terkena banjir atau lainnya Seperti yang terlihat adanya pengurugan empang di depan puskesmas Kelurahan sawahluhur kecamatan kasemen kota serang yang sedang dalam pelaksanaan proyek pengurugan dengan jam jam waktunya masyarakat dan siswa Belajar dan masyaraka berobat ke puskesmas dan debu, tanah berceceran dijalan. Seakan pengusaha tersebut tidak memperdulikan masyarakat sekitar dan terus berjalan dengan mobil mobil besar yang berkapasitas melebihi bobot jalan. Ini jelas banyak yang dirugikan terutama jalan tersebut milik pemerintah provinsi Banten yang di biayai rakyat banten dari hasil pajak dan pengusaha datang hanya memakai jalan untuk keuntunganya saja.

Aminudin’, aktivis pemerhati Lingkungan dan masyarakat LSM KPK- Nusantara perwakilan Banten, yang juga Korlap Aliansi Serang Utara ( Al- Serut) Kota Serang menagtakan” kami minta kepada Aparat Penegak Hukum Wilayah Banten Kepolisian atau Kejaksaan untuk segera selidiki galian C di kaki gunung pinang dan lingkar Selatan Cilegon, yang selama ini terus Beroprasi dan Diduga tidak jelas syarat izinya yang terus merusak ekositem alam pegunungan dan hutan di provinsi Banten ini. Boleh berinvestasi tapi jangan terus korbankan Alam dan hutan lindung di Bumi Provinsi Banten. yang sudah diciptakan Tuhan yang maha esa untuk keseimbangan Ekositem bumi tapi terus dirusak hanya untuk kepentingan pengusaha yang dampaknya merugikan rakyat Banten

Lanjut ” Aminudin” bila selama ini ada pembiaran dan tidak ada tindakan untuk wilayah Provinsi Banten terkkait galian C dikaki gunung pinang dan Galian C Lingkar selatan kami dan masyarakat Kota Serang akan lakukan Aksi Unjuk Rasa bila ini terus terjadi .

Sebagaimana operasinya pengurugan Lahan Empang di kelurahan Sawahluhur kecamatan kasemen Kota serang disiang hari berdekatan sangat mengganggu aktivitas Siswa belajar di SMP Negeri 25 dan masyarakat berobat dipuskesmas Sawahluhur. Diman naluri kemanusian Hak Warga kebebasan belajar dan keseharanya, kemana Pejabat Pemerintah Kota Serang selama ini. Tidak sama sekali menegur pengusaha tersebut.(**)

19 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Dini Hari, 393 Jemaah Haji Kabupaten Serang Kloter 37 Diberangkatkan

by Teropong News 16 Mei 2025
written by Teropong News

Serang,Teropongnews.id- Sebanyak 393 Jemah Haji Kloter 2 asal Kabupaten Serang Tahun 1446 Hijriyah diberangkatkan dari Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 16 Mei 2025 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Jemaah Haji Kloter 37 Nasional dilepas oleh Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Serang, Febrianto.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, sejumlah Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Oesul Qurni , Kepala Bakesbangpol, Epi Priatna dan Kepala DPRKP Okeu Oktaviana, perwakilan Kanwil Kemenag Banten dan Kejari Serang.

Asda II Kabupaten Serang, Febrianto menyampaikan imbauan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada para jemaah khususnya petugas yang mendampingi para jamaah yang pertama jaga kesehatan, kestabilan stamina karena ibadah haji itu memakai fisik. “Harus di jaga tentunya kesehatan dengan sempurna, itu yang pertama,” ujarnya.

Kemudian imbauan Bupati Serang yang kedua, agar para jemaah selama di tanah suci untuk memperbanyak ibadah, jangan banyak istirahat, karena memang tanah suci itu tempat beribadah. Yang ketiga, para jemaah haji untuk mendoakan Kabupaten Serang terus menjadi daerah baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.

“Ibu Bupati juga berharap jamaah haji yang di berangkat pada kloter 37 ini sebanyak 393, pulang pun sebanyak 393 dan semoga mereka meraih haji yang mabrur dan mabruroh,”ucapnya.

Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni menyebutkan jumlah Jemaah Haji asal Kabupaten Serang tahun 2025 berjumlah 1.244 orang. “Jemaah Haji Kloter 37 Kabupaten Serang yang diberangkatkan saat ini 393 jamaah. Usia termuda 18 tahun dan usia tertua 94 tahun,” ujarnya.

Sekadar diketahui, untuk rangkaian perjalanan Jemaah Haji Kloter 37 yakni tiba di Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 16 Mei 2025 Pukul 02:00 WIB, kemudian tiba di Asrama Haji Tangerang pada 16 Mei 2025 pukul 07:00 WIB, dan selanjutnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada 17 Mei 2025 pukul 01:00 WIB dan tiba di Tanah Suci pada 17 Mei 2025 pukul 06:55 WIB.

Uesul Qurni menyampaikan terima kasih kepada Bupati Serang dan DPRD Kabupaten Serang yang telah mengalokasikan anggaran untuk keperluan penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji.

“Semua yang telah ditanggung sepenuhnya oleh keuangan Pemda Kabupaten Serang baik pembernagkatan maupun kepulangan jemaah haji,” katanya.

Uesul Qurni memastikan, para jemaah haji kloter 37 Kabupaten Serang seluruhnya telah memenuhi persyaratan istitho’ah dan siap diberangkatkan, dengan harapan semoga jamaah haji selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah di tanah suci. “Semoga kembali utuh dengan harapan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya. (*)

16 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Pertanyakan PTSL, LSM KPK Nusantara Gelar Aksi Di Kantor BPN Kab.Serang

by Teropong News 15 Mei 2025
written by Teropong News

SERANG, teropongnews.id- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Pemantau Korupsi (KPK) Nusantara perwakilan Banten menggeruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Serang di jalan Letnan Jidun Nomor 5 Lontar Baru Kota Serang provinsi Banten untuk menyampaikan aksi/orasiDalam orasinya pada Rabu, (14/5/2025) pihak ATR/BPN kabupaten Serang diduga adanya maladministrasi, bahkan diduga telah terjadi tindakan perbuatan melawan hukum dan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat pegawai BPN dan tenaga honorer, pasalnya Sertifikat yang ada di wilayah kota Serang dan kabupaten Serang masih banyak yang belum diserahkan kepada masyarakat selaku hak milik melalui program PTSL


Diketahui, anggaran program PTSL tahun 2018 – 2021 total pagu Rp.44 milyar lebih, dengan rincian BPN kabupaten Serang dengan nilai pagu Rp.38 milyar lebih dan Kanwil BPN dengan nilai pagu Rp.6.730.200.181,-

LSM KPK-Nusantara perwakilan Banten Aminudin kepada awak media mengatakan, LSM KPK-Nusantara menggeruduk didepan kantor ATR/BPN kabupaten Serang untuk menyampaikan Berdasarkan kajian dan bukti – bukti yang kami dapati di wilayah kabupaten Serang dan kota Serang, mengenai program Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2018-2021 dengan pagu sebesar Rp.38 milyar lebih, namun hingga kini tahun 2025 sertifikat tak kunjung jadi, maka dengan dasar inilah kami LSM KPK-Nusantara perwakilan Banten menggeruduk didepan kantor ATR/BPN kabupaten Serang jalan Letnan Jidun No.,5 Lontar Baru kota Serang provinsi Banten untuk menyampaikan orasi Adapun rincian anggaran pelaksanaan program PTSL tahun 2018 -2021, dengan total pagu sebesar Rp.38.029.718.000,- antara lain :

Tahun 2018 untuk pengukuran dan pemetaan bidang tanah tahap satu (1), total pagu sebesar Rp.7 milyar lebih dengan jumlah pekerjaan 40.000 bidang
Tahun 2019, untuk pengukuran dan pemetaan bidang tanah tahap satu (1), total pagu sebesar Rp.8,7 milyar lebih dengan jumlah pekerjaan 50.000 bidang
Tahun 2020, untuk pengukuran paket 1,2 dan 3, yaitu pengukuran dan pemetaan tanah dan informasi bidang tanah, total pagu sebesar Rp.4,6 milyar lebih dengan jumlah volume pekerjaan 30.000 bidang
Tahun 2021, untuk pengukuran paket 1,2 dan 3, yaitu paket pengukuran pemetaan tanah dan informasi bidang tanah, total pagu sebesar Rp.17,5 milyar lebih dengan jumlah volume pekerjaan 460.068 bidang
Menurut Aminudin, jika orasinya tidak didengar dan tidak segera diselesaikan, maka akan ada aksi/orasi kembali


Jika orasi kami tidak didengar oleh pihak ATR/BPN kabupaten Serang dan tidak segera diselesaikan dalam jangka waktu 15 hari kedepan, maka kami akan melakukan aksi kembali di kementrian ATR/BPN. Pungkasnya (**)

15 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Tangis Haru saat Lepas Pemberangkatan 393 Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang

by Teropong News 11 Mei 2025
written by Teropong News

Tangis haru mewarnai pelepasan pemberangkatan 393 Jemaah Haji Kloter 1 asal Kabupaten Serang 1446 Hijriyah di Halaman Pendopo Bupati Serang pada Senin, 12 Mei 2025.

Tidak sedikit, ratusan jemaah maupun sanak keluarganya berpelukan erat sambil meneteskan air mata.

Umumnya, baik para jemaah maupun sanak keluarganya berharap bisa pulang kembali ke rumahnya masing-masing dengan selamat setelah menjalani ibadah haji atau rukun Islam yang ke-5.

Terlebih harapannya menjadi haji mabrur dan mabruroh.

Sebanyak 393 Jemaah Haji Kloter 32 Nasional itu dilepas oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto sekitar pukul 08.00 WIB.

Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Banten, Nanang Fathurrachman, Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni.

Turut hadir juga para Staf Ahli Bupati, para Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Serang, dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Serang.

Pj Sekda Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto mengimbau kepada jemaah haji kloter 32 nasional untuk mematuhi saran dan petunjuk petugas haji selama di Mekkah dan Madinah.

“Kita melepas jemaah haji kloter pertama Kabupaten Serang jumlahnya 393 orang termasuk petugas haji yang diberangkatkan hari ini,” ujarnya.

Rudy berharap, ibadah haji merupakan bagian dari sebuah ibadah yang wajib bagi seluruh umat Islam.

Oleh karenanya, bagi para jemaah untuk mematuhi tata tertib, mematuhi berbagai macam aturan yang sudah disiapkan oleh para petugasnya.

“Ikuti perintah, saran, petunjuk dari para petugas haji sehingga teman-teman jemaah bisa menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya dan setertib mungkin. Insya Allah pulang-pulang dengan haji mabrur dan mabruroh,” ungkapnya.

Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni menyebutkan jumlah Jemaah Haji asal Kabupaten Serang tahun 2025 berjumlah 1.244 orang.

Rinciannya yang terdiri dari 5 kloter meliputi kloter 32 sebanyak 393 orang pada 12 Mei 2025, kloter 37 sebanyak 393 orang pada 16 Mei 2025, kloter 54 sebanyak 63 jemaah pada 24 Mei 2025, kloter 59 sebanyak 393 pada 27 Mei 2025, dan kloter 61 2 jemaah pada 28 Mei 2025.

“Jemaah Haji Kloter 32 Kabupaten Serang yang diberangkatkan saat ini 393 jamaah, dengan rincian laki-laki 184 jamaah, perempuan 209 jamaah. Usia termuda 18 tahun atas nama Andini Sabrawi Jahidi asal jamaah dari Kramatwatu dan usia tertua 89 tahun Sarkam Sarman Alih asal jamaah dari Ciruas,” ujarnya.

Adapun untuk Petugas Kloter 32 Kabupaten Serang berjumlah 10 orang, terdiri dari ketua kloter 1 orang, bimbingan ibadah 1 orang, PHD 3 orang, TKHI 2 orang, KBIHU 3 orang.

Sedangkan rangkaian perjalanan Jamaah Haji kloter 32 yakni jamaah tiba di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta hari ini, Senin 12 Mei 2025 pukul 11.00 WIB.

Kemudian jamaah haji akan diberangkatkan ke Madinah pada hari Selasa 13 Mei 2025 pukul 08.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia dan tiba di Madinah tanggal 13 Mei 2025 pukul 13.30 Waktu Arab Saudi.

Jamaah kembali ke tanah air Indonesia pada tanggal 24 Juni 2025 pukul 15.15 WIB.

“Terima kasih Ibu Bupati Serang dan DPRD yang mengalokasikan anggaran untuk keperluan penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji yang telah ditanggung sepenuhnya oleh keuangan Pemda Kabupaten Serang,” katanya.

Uesul Qurni memastikan, jamaah haji kloter 32 Kabupaten Serang seluruhnya telah memenuhi persyaratan istitho’ah dan siap diberangkatkan, dengan harapan semoga jamaah haji selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah di tanah suci.

“Semoga kembali utuh dengan harapan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya. (*)

11 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
DaerahHeadlineSerang RayaUncategorized

Beri Keahlian Warga Binaan, Pemkab Serang-Rutan Kelas II B Serang Jalin Kerjasama

by Teropong News 7 Mei 2025
written by Teropong News

Serang,teropongnews.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Serang menjalin kerja sama dengan melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman, untuk memberikan keahlian kepada para warga binaan agar memiliki keahlian setelah selesai menjalani masa pidananya.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Kepala Rutan Kelas II B Serang, Marthen Butar Butar di Pendopo Bupati Serang pada Rabu, 7 Mei 2025.

Turut hadir Pj Sekda Kabupaten Serang Rudy Suhartanto, Asda I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Haryadi, Kepala BPKAD Sarudin, Kepala Diskoumperindag Adang Rahmat, Kepala DKPP yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskan Suhardjo, dan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku bersyukur bisa melakukan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemkab Serang dan Rutan Kelas II B Serang. “Seperti kita tahu masyarakat Kabupaten Serang juga ada yang jadi warga binaan di sana, jadi kami berdiskusi untuk kegiatan-kegiatan mereka bagaimana pun kan setelah selesai menjalani pembinaannya mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.

Dengan demikian, Ratu Tatu berkeinginan setelah warga binaan bebas bisa berbaur dengan masyarakat dan mereka mempunyai keahlian. “Mereka juga tidak merasa terasing, ya syukur-syukur kalau memang sudah punya keahlian apa itu mungkin dikembangkan, atau yang belum sama sekali kita kerja samakan dengan dinas-dinas,” ungkapnya.

Ratu Tatu mencontohkan, misal Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) mempunyai binaan para pelaku UMKM-UMKM itu juga bisa menjadi pelatih di rutan. Kemudian juga Kepala Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bisa memberi pelatihan budidaya ikan lele karena di rutan tersedia kolam.

“Hanya saja, memang di sana untuk ruang bangunannya kecil sekali, jadi untuk leluasa itu kesulitan. Jadi kami berharap (Rutan Kelas II B Serang) mungkin bisa punya gedung baru, jadi bisa leluasa,” katanya.

“Pada intinya kami ingin memberi pembekalan kepada saudara-saudara kita, supaya nanti ketika selesai pasca masa pidana, mereka tidak canggung ada di tengah masyarakat. Mereka merasa percaya diri dengan kemampuan mereka,” sambung Ratu Tatu.

Ratu Tatu memastikan untuk program tersebut agar bisa dilakukan secepatnya. Hanya saja, seperti yang ia sampaikan jika Pemkab Serang sendiri programnya tidak banyak, oleh karenanya kepada para kepala dinas yang terlibat untuk mengajak dinas terkait di tingkat Provinsi Banten.

“Supaya kalau provinsi yang turun bisa lebih besar lagi, karena warga binaan di sana juga bukan hanya warga Kabupaten Serang tapi warga se-Provinsi Banten,” paparnya.

Kepala Rutan Kelas II B Serang Marthen Butar Butar mengatakan warga binaan yang berasal dari Kabupaten Serang mencapai 380 orang, yang mayoritas warga binaan masih pada usia produktif kurang lebih rata-rata di usia 20 sampai 40 tahun.

“Yang jadi harapan kami adalah karena kebaikan beliau (Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah) dan juga arahan dari Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Ditjenpas Banten, kami diarahkan untuk memberdayakan warga binaan,” ujarnya.

Sehingga, sambung Marthen, tujuan dari pemasyarakatan itu sendiri ada tiga, pemulihan dalam artian kehidupannya dengan Tuhannya bisa dilaksanakan dengan baik akibat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Serang, kehidupan dia dengan keluarga masyarakat juga baik.

“Kemudian yang terakhir yang utama adalah warga binaan setelah kembali ke masyarakat, dapat berguna dan mendapatkan keahlian dan kemampuan. Sehingga keluarga maupun dirinya sendiri juga itu dapat menghasilkan hal positif di lingkungan masyarakat nantinya,” ungkapnya.(*)

7 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
DaerahHeadlineSerang RayaUncategorized

TMMD Ke-124 Kodim 0602/Serang Diharap Perkuat Integrasi Daerah

by Teropong News 6 Mei 2025
written by Teropong News

Serang, Teropongnews.id- Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Serang, Haryadi mengungkapkan bahwa TMMD adalah salah satu bentuk partisipasi TNI dalam rangka membantu pemerintah daerah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.

Hal ini disampaikan Haryadi saat membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada Selasa, 6 Mei 2025.

“Gotong royong antara masyarakat, TNI, dan Pemkab Serang diharapkan dapat memperkuat integrasi daerah yang bermuara kepada kesatuan bangsa,” ungkapnya.

Atas nama Pemkab Serang, Haryadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI khususnya Korem 064/MY dan Kodim 0602/Serang yang berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dengan demikian, Haryadi berharap melalui kegiatan TMMD, masyarakat lebih termotivasi untuk lebih peduli dan aktif dalam pembangunan di daerahnya dengan berlandaskan gotong royong.

“Sehingga masyarakat merasa memiliki dan menjaga hasil pembangunan dari program TMMD ke-124 ini,” terangnya.

Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto, menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan.

“TMMD adalah bukti konkret kolaborasi untuk membangun dari pinggiran. Kegiatan ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Brigjen Andrian.

TMMD ke-124 ini mencakup dua desa, yakni Desa Silebu dan Desa Sukajadi. Sasaran fisik yang menjadi prioritas meliputi pembangunan jalan sepanjang 541 meter, jembatan, gorong-gorong 2 unit, rumah tidak layak huni (rutilahu) 8 unit, peningkatan jalan lingkungan 2 titik, rehabilitasi musholla, pembangunan sumur bor 5 unit, MCK, dan sejumlah infrastruktur dasar lainnya.

Selain proyek fisik, TMMD juga menyasar program nonfisik berupa penyuluhan dan edukasi di berbagai bidang. Beberapa materi yang disampaikan kepada warga mencakup bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, pertanian, hukum dan kamtibmas, pencegahan narkoba, keagamaan, KB, perikanan, lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan, pelayanan publik, terorisme dan radikalisme, hingga upaya penanggulangan stunting serta penyuluhan kelembagaan masyarakat desa.

Menurut Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto, pembangunan infrastruktur seperti jalan diharapkan dapat membuka akses ekonomi kedua desa.

“Dengan jalan yang kita bangun ini, semoga akses masyarakat lebih mudah dan roda ekonomi bisa bergerak lebih cepat,” kata Andrian.

Ia juga berpesan agar seluruh fasilitas yang dibangun dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh masyarakat.

“Saya berharap masyarakat bisa merawat semua fasilitas yang kita bangun dengan baik, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” ujarnya.

Program TMMD ke-124 ini direncanakan berlangsung selama satu bulan ke depan dengan melibatkan personel TNI, aparat kepolisian, dan partisipasi aktif warga sekitar.

Dalam acara pembukaan TMMD ini dilaksanakan juga pembagian sembako bagi masyarakat yang kurang mampu, pelayanan KB-kesehatan, dan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat.(*)

6 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
AdvertorialHeadlineUncategorized

Gelar Acara Seba Baduy, Dindikbud Banten Dukung Lestarikan Kearifan Lokal

by Teropong News 6 Mei 2025
written by Teropong News

Teropong news id- Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikud) Provinsi Banten, mendukung dan melestarikan kearifan lokal.Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman.Menurutnya, salah satu kearifan lokal yang ada di Provinsi Banten adalah Seba Baduy yang rutin dilaksanakan satu tahun sekali.
Kegiatan Seba Baduy tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu dimeriahkan sejumlah kegiatan yang mengangkat kesenian tradisional asal Banten.
“Seperti pencak silat, debus dan juga diskusi budaya yang menghadirkan sejumlah budayawan Banten,” katanya, kemarin.

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Dindikbud Provinsi Banten Rudi Yatmawan menyampaikan, dengan penuh sukacita, masyarakat Banten berkumpul untuk membuka festival yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian acara Seba Baduy yang dinanti-nantikan.

“Festival ini adalah wujud dukungan dan apresiasi kita terhadap kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat Baduy,” ucapnya.

Melalui festival ini, lanjutnya, diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi, memperkenalkan keindahan budaya Baduy kepada khalayak yang lebih luas, serta turut memajukan potensi daerah kita.

“Mari kita jadikan festival ini sebagai momentum untuk saling belajar, berbagi kebahagiaan, dan memperkuat rasa persaudaraan,” ajak Rudi.

Sementara itu, Guru Besar Arkeologi Universitas Indonesia (UI) Cecep Eka Permana salah seorang pembicara dalam diskusi budaya menyampaikan, bahwa secara letak, Suku Baduy yang mendiami pegunungan Kendeng di Banten Selatan memang aman dari risiko bencana tsunami atau banjir.
Namun, mereka masih sangat rentan terdampak bencana gempa bumi. Kesadaran akan potensi gempa itu tampak dalam mitigasi bencana berupa material rumah adat yang terdiri dari kayu dan bambu yang diikat menggunakan purus dan coak.
Karena itu rumah adat mereka cenderung fleksibel ketika gempa melanda.(Adv)

6 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
DaerahPendidikanUncategorized

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Prov Banten Mengucapakan Selamat Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2.Mei 2025

by Teropong News 2 Mei 2025
written by Teropong News
2 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineTangerang RayaUncategorized

Pemprov Banten Resmi Luncurkan Program Sekolah Gratis

by Teropong News 2 Mei 2025
written by Teropong News

Serang, Teropongnews.id- Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan program Sekolah Gratis untuk SMA, SMK dan SKH Swasta. Peluncuran program andalan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah itu dilaunching bertepatan dengan hari pendidikan nasional di SMA YP Karya Kota Tangerang, Jumat (2/5/2025).

Program Sekolah Gratis itu mulai dilaksanakan pada tahun ajaran baru pada Juli 2025.

“Memilih tanggal 2 Mei adalah bertepatan dengan hari pendidikan nasional bahwa pendidikan, salah satu cara manusia untuk keluar dari kebodohan, keluar dari keterbelakangan dan keluar dari ketidakadilan. Maka tujuan kita adalah memberikan keadilan bagi warga Banten,” kata Gubernur Banten Andra Soni.

Disampaikan Andra, dengan adanya program ini, menjadi solusi anak-anak putus sekolah karena tidak tertampung di SMA/SMK negeri bisa tetap melanjutkan pendidikannya di jenjang tersebut di sekolah swasta.

“Bagi warga Banten Yang tidak memiliki kesempatan atau tidak diterima di sekolah negeri untuk bisa mendapatkan sekolah di swasta dan gratis,” katanya.

Andra mengatakan, Pemprov Banten akan menanggung biaya kebutuhan anak-anak yang masuk ke SMA, SMK SKH swasta. Pihaknya telah membagi dua klaster anggaran untuk pembiayaan Sekolah Gratis antara wilayah Banten Selatan dan Tangerang Raya.

Untuk sekolah swasta di Tangerang Raya dialikasikan anggaran Rp250 ribu per siswa, sedangkan untuk, Pandeglang, Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang dan Cilegon Rp150 ribu.

Dana bantuan akan disalurkan langsung ke rekening siswa, namun tidak bisa ditarik tunai, karena akan langsung terpotong otomatis untuk pembayaran ke sekolah masing-masing.

“Bukan hanya SPP, uang gedung, semua ada di situ. Jadi tidak ada lagi punggutan lain-lain kecuali biaya personal, biaya personal itu seragam kita belum cover, LKS sudah termasuk disitu,” katanya.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman mengatakan, ada sebanyak 1.237 sekolah swasta se-Banten, dengan rincian, SMA sebanyak 475 sekolah, SMK 651 sekolah dan SKH 111 sekolah. Dari total jumlah sekolah tersebut, lanjutnya hanya sebanyak 811 sekolah yang sudah resmi mengikuti program Sekolah Gratis.

“Dari jumlah sekolah itu yang sudah ikut serta dalam program sekolah gratis ini adalah Untuk SMA swasta ada 235 sekolah, SMK swasta ada 520 sekolah dan SKH swasta sebanyak 56 sekolah,” katanya.

Kendati tidak batasan kuota siswa, namun, Dindikbud Banten telah menghitung estimasi calon peserta yang diperkirakan ikut dalam ptogram Sekolah Gratis mencapai 85.995 anak untuk kelas 10. Namun, data tersebut kemungkinan berkurang atau bertambah pada saat Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026.

“Nanti dihitung realnya, setelah ada selesai penerimaan siswa baru,” katanya.(AD )

2 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Para Pemilik Warung Jalan Bantenlama – Tonjong Mohon Kebijakan Pemda Agar Tidak Melakukan Pembongkaran

by Teropong News 2 Mei 2025
written by Teropong News

Kota Serang,Teropongnews.id – Rencana Peemerintah Daerah (PEMDA) melalui DPUPR Provinsi Banten terkait pembongkaran warung di sekitar Jl. Raya Banten Lama-Tonjong di keluhkan warga selaku pemilik. Kini mereka terlihat panik dan rasakan kecemasan.

Mendirikan warung di pinggir jalan sebaiknya dilakukan dengan izin yang sah, karena dihawatirkan tidak memperhatikan kebersihan dan menyebabkan tumpukan sampah di sekitar area.
Kamis (1-5-2025)

Selain itu juga, beberapa larangan warung yang tidak boleh didirikan, yang dimana bangunan tersebut dihawatirkan akan menutupi trotoar dan juga mengganggu arus lalu lintas yang mengakibatkan para pejalan kaki kesulitan berjalan.

Dalam hal ini diketahui bersama, berdasarkan keterangan pemilik warung yang berlokasi di sepanjang Jl. Banten Lama-Tonjong sudah menerima surat himbauan dari pihak DPUPR ProvinsiBanten, guna akan dilakukan pembongkaran oleh pihak Pol-PP.

Warga juga memohon terhadap Pemerintah Daerah yang dalam hal tersebut adalah Gubernur Banten agar adanya pertimbangan juga kebijakan diberikan sebelum ada keputusan membongkar.

Seperti saat dijumpai awak media, dalam sebuah perbincangan nya terdengar jelas keluh kesah mendalam yang mereka sampaikan. Saat dikonfirmasi dirinya membenarkan dan mengisahkan bentuk harapan atau permohonannya yang disampaikan kepada pemerintah daerah melalui OPD, juga instansi terkait.

“Semoga ada solusi yang lebih manusiawi dari pemerintah daerah, bijaksana, juga lebih memikirkan nasib warga masyarakat nya, jelas Jamrong, dari salah pemilik warung”,

Kemudian masih dikatakannya, Jamrong, dirinya juga meminta bahwa pemerintah daerah harus lebih peduli akan nasib dan keadaan warga. Kami sampaikan kepada Bapak Gubernur juga Walikota bahwasanya warung kami disini bukan semata untuk memperkaya diri melainkan untuk alakadar mencari sesuap nasi guna menyambung hidup keluarga, tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Muhdadi dan juga Budiman, mengakui bahwa benar warung yang mereka dirikan tanpa adanya izin dari pihak manapun, karna mereka tidak paham dengan mekanisme atau aturan yang semestinya dilakukan.

“Secara pengakuan memang benar kami salah dan sudah melanggar, namun pada prinsipnya kami hanya minta dan mohon kepada pemerintah daerah untuk bisa memberikan kesempatan kami untuk mengais rijki dengan berdagang disini demi memenuhi tuntutan kebutuhan keluarga kami, jelas Muhdadi.

Selanjutnya dikatakan juga oleh Budiman, yang juga meminta adanya kebijakan dari pihak terkait agar lebih mengedepankan asas dasar kemanusiaan agar lebih adil dan mengedepankan aspek sosial bagi rakyatnya.

“Setidaknya warung yang kami tempati tidak permanen dan juga tidak berdiri diatas trotoar atau bahu jalan, sehingga tidak mengganggu para pejalan kaki dan juga arus lalulintas. Warung berdiri diluar bibir trotoar diatas parit, ucapnya.

“Jadi Kami memohon kebijakan pemerintah agar kami tetap bisa bertahan hidup, kami hanya memanfaatkan tanah negara untuk mendirikan warung ini karenakami belum memiliki usaha dan pekerjaanlain, dan ketika nanti akan ada pembangunan yang akan dikerjakan oleh pemerintah, maka kami siap untuk dibongkar tanpa ada tuntutan apapun”, tutup Budiman, diakhir penyampaiannya kepada Media.(**)

2 Mei 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Newer Posts
Older Posts

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home