Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Rabu, 17 Juni 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
HeadlineSerang RayaUncategorized

Pemkab Serang Terima Bantuan Penanganan Sampah Budidaya Magot dari Patra Anyer Hotel

by Teropong News 5 Desember 2025
written by Teropong News 5 Desember 2025
163

SERANG, Teropongnews.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menerima bantuan pengembangan pengolahan budidaya magot dari Patra Anyer Hotel pada Kamis, 4 Desember 2025. Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh General Manager (GM) Patra Anyer Hotel, Pungky Diospurnama kepada Founder Bank Sampah Paguyuban Pemuda Literasi Global (PPLG), Masrur Alawi.

Penyerahan bantuan di Aula Patra Anyer Hotel merupakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. Patra Jasa. Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, Kepala DLH, Sarudin, Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH, Aris Habibi beserta jajaran, dan Sekretaris Diskominfo Kabupaten Serang, Dimas Panduasa.

“Saya mewakili Ibu Bupati dalam rangka penyerahan TJSL dari Management Patra Anyer Hotel kepada Pemkab Serang, kemudian nanti dikelola oleh masyarakat. Hari ini bentuknya adalah pengolahan sampah di Pasar Anyer, yang nanti akan diproses dengan magot,” ujarnya kepada wartawan.

Kemudian, kata Najib Hamas, memantau output penggunaan pengelolaannya di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kecamatan Anyer. “Ini menjadi contoh yang baik, bahwa TJSL dari pihak Patra Anyer Hotel ini konkrit untuk mengurai permasalahan yang kita hadapi terkait dengan sampah,” katanya.

General Manager (GM) Patra Anyer Hotel, Pungky Diospurnama mengatakan TJSL PT Patra Jasa Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Pemberdayaan dan Edukasi merupakan salah satu programnya untuk menjaga kelestarian lingkungan. “Pengelolaan ini kita sudah programkan setahun sebelumnya, karena memang saat ini pengelolaan sampah perlu kita upayakan yang lebih lanjut, misal dengan bank sampah terkait, yang mana itu bisa memproduksi seperti magot dan lain sebagainya,” ujarnya.

Adapun untuk pengelolaannya, kata Pungky, pihaknya menyerahkan kepada pihak bank sampah yang ada di Kecamatan Anyer. “Kami hanya support terkait dengan apa yang kita perlukan yang ada di TPST Anyer. Kami menyuport dari segi dananya,” katanya.

Kepala DLH Kabupaten Serang, Sarudin mengatakan untuk pengelolaan sampah-sampah organik bisa dikelola dengan konsep pemberdayaan magot. “Seperti yang disampaikan Pak Wakil, bahwa persoalan sampah tidak hanya bagaimana menyelesaikan persampahan, tapi bagaimana merubah mindset dan edukasi masyarakat, karena beberapa daerah sudah berhasil,” ujarnya.

Sarudin mencontohkan, seperti di Ciamis berhasil melakukan pengelolaan sampah dimulai dari sampah rumah tangga dengan bisa memilah bisa selesai sampai tingkat desa. “Itu mudah-mudahan bisa terwujud di Kabupaten Serang,” ucapnya.

Sarudin mengaku saat ini pihaknya tengah membangun konsep pengelolaan sampah di desa. Apakah dengan mesin excavator atau dengan metode magot ini, maka perlu pembuktian konsep yang sudah jelas. “Sehingga jika konsep itu sudah jelas, kita bisa menghitung berapa kebutuhan anggarannya, berapa kebutuhan lahannya, dan kebutuhan lain-lainnya,” ucapnya.

Sehingga nanti dari penganggaran, sebut Sarudin, selain dari pemerintah pusat, pemerintah daerah di-support juga dari anggaran desa. Hal ini perlu dipelajari terlebih dahulu, meski di beberapa desa sudah berjalan seperti di Bojonegara 4 desa yang sudah berjalan, bagaimana sampah selesai di tingkat desa dengan menggunakan mesin excavator.

“Tapi di Bojonegara itu ada banyak perusahaan, artinya banyak bantuan CSR dari perusahaan, kita sedang memikirkan bagaimana desa-desa yang tidak punya dukungan dari perusahaan, itu sedang kita coba konsep itu,” ungkapnya.

Sarudin berharap, wilayah Anyer bisa berjalan dengan mendorong bagaimana nanti masing-masing rumah tangga membudidayakan magot. Namun untuk di awal, butuh dukungan dari pemerintah daerah seperti pengadaan baknya yang nanti akan dilakukan sosialisasi dan edukasinya.

“Kita coba salah satu desa percontohan, di mana rumah-rumah itu kita dorong untuk membudidayakan magot, nanti magot yang sudah siap panen itu kita beli dijadikan sebagai bank sampah magot,” jelasnya.(*)

Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

DPRD PROVINSI BANTEN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI TAHUN BARU ISLAM 1.MUHARAM 1448 HIJRIYAH

16 Juni 2026

KEBIJAKAN GUBERNUR BANTEN PERLU Di PERTANYAKAN???

15 Juni 2026

KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid

14 Juni 2026

Syukur Memayungi Kelapa Dua: KD PERTIWI Cup 1 Resmi Dibuka Meriah.

13 Juni 2026

IKPP Serang Tanam 1.000 Cemara Laut Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

13 Juni 2026

Bukan Orang Baru di DPRD, Pengalaman Jadi Modal Utama Sekwan Subhan

12 Juni 2026

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home