Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Kamis, 23 April 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
PendidikanUncategorized

Pemprov Banten Ajak Peran Serta Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Daerah

by Teropong News 20 Juli 2022
written by Teropong News 20 Juli 2022
473

Serang, teropongnews.id- Penjabat (Pj) Sekda Banten M Tranggono menerima audiensi jajaran Pengurus Perguruan Tinggi (PT) Universitas Parahyangan, Bandung, Selasa (19/7/2022). Audiensi dilakukan di Ruang Transit Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang.

Tampak hadir dalam audiensi tersebut Wakil Rektor III Bidang Akademik Unpar Tri Basuki, jajaran dosen serta pejabat beberapa bidang di Unpar. Sedangkan dari Pemprov Banten, turut hadir Kepala Bappeda Mahdani, Kepala BKD Nana Supiana, Asda III EA Deni Hermawan dan Kepala BPSDM Untung Saritomo.

Dalam pemaparannya Tranggono mengatakan, saat ini Pemprov Banten tengah fokus dalam pengembangan berbagai sektor yang berpotensi dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti sektor pariwisata, perekonomian, pembangunan, kesehatan, pertanian, peternakan serta pendidikan.

“APBD kita mencapai Rp12 triliun, yang sebagian besar ditopang dari pajak kendaraan bermotor sebesar 64 persen, dengan jumlah kendaraan yang ada mencapai 5 juta unit dimana 70 persennya kendaraan dari wilayah Tangerang Raya,” jelasnya.

Tranggono menambahkan, untuk menunjang seluruh program dan visi misi Presiden Jokowi, di tengah keterbatasan APBD yang ada, dibutuhkan sebuah terobosan yang dimungkinkan dapat membantu terlaksananya program itu.

Salah satu yang sedang kita upayakan adalah bagaimana melibatkan badan usaha untuk bersama-sama melakukan pengembangan Provinsi Banten dengan berbagai potensinya yang ada. Keterlibatan itu bisa dilakukan dengan sistem Kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Sistem KPBU ini bisa diterapkan dalam pengembangan wilayah Banten selatan setelah tersambungnya dengan tol Serang-Panimbang, terutama dalam sektor pengembangan pertanian dan peternakan yang menjadi potensi wilayah sana,” katanya.

Tranggono berkeinginan di wilayah Banten Selatan nanti ada wilayah food estate dalam upaya menjaga ketahanan pangan daerah seperti yang dilakukan Pemerintah Pusat di Kalimantan dan sekitarnya.

Wilayah-wilayah yang dijadikan sebagai food estate ini, nantinya tersambung dengan tujuh exit tol yang ada. Sehingga dengan begitu, produktivitasnya akan semakin maksimal karena ditunjang oleh infrastruktur yang memadai.

“Dalam mewujudkan itu, tentu kita sangat membutuhkan peran serta dunia akademis dalam proses kajian serta analisa lainnya sejalan dengan rencana yang akan dilakukan,” ungkapnya.

Selain itu, di wilayah Tangerang Raya juga ada potensi Bandara Soekarno-Hatta yang bisa dimaksimalkan sebagai salah satu sektor pendapatan daerah dan di wilayah ujung baratnya ada Pelabuhan Merak.

“Berdasarkan siteplan yang ada, di wilayah Pelabuhan Merak itu banyak sektor-sektor wilayah yang akan dikembangkan, seperti sektor perindustrian dan pariwisata. Nah, ini peluang bagi kita untuk bisa memaksimalkan potensi PAD,” jelasnya.

Kemudian juga ada Waduk Karian dan Sindang Heula, dimana pengelolaan SPAM-nya nanti akan kita maksimalkan untuk kemandirian pangan, menunjang ketahanan pangan serta pengelolaan air bersih dan baku untuk kesejahteraan masyarakat Banten.

Diakui Tranggono, saat ini Pemprov Banten sudah mempunyai tiga badan usaha milik daerah, pertama Banten Global Development (BGD), Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) serta Jamkrida.

“Ketiga badan usaha itu bisa menjadi lokomotif pengelolaan pendapatan dari sektor usahanya masing-masing,” katanya.

Tindaklanjut dari pertemuan ini, direncanakan dalam waktu dekat akan dilakukan MOU dan PKS antara Pemerintah Provinsi Banten dengan UNPAR.(Red)

Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

Kolaborasi BPN dan Kejati Banten, Dorong Penanganan Masalah Pertanahan Lebih Efektif

22 April 2026

Projek Anggaran dari APBD kota serang sudah mencederai nama dinas terkait

20 April 2026

LSM Mappak Banten Apresiasi Penangkapan Pasutri Penipu Loker, Desak Polisi Bongkar Jaringan Yayasan Ilegal

15 April 2026

Rangkap Jabatan, Konflik Kepentingan, dan Bayang-Bayang Anggaran Publik

14 April 2026

Semangat Sehat Banten 2026, BKKBN Banten Gelar Senam Bersama dan Cek Kesehatan Gratis

9 April 2026

Dalam Mempererat Kerukunan Bertetangga: Warga Perum Citra Gading Cipocok Jaya Gelar Halal Bihalal

5 April 2026

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home