Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Senin, 29 Juni 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
HeadlineSerang RayaUncategorized

Komunitas Ojol Siap Jaga Harkamtibmas: “Ketertiban Tolak Hoaks Demi Banten Aman dan Damai

by Teropong News 14 Oktober 2025
written by Teropong News

SERANG, Teropongnews.id- Komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Provinsi Banten mendeklarasikan komitmen mereka untuk menjadi bagian aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Deklarasi ini menegaskan peran penting para pekerja jalanan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif di seluruh wilayah Banten.

Sebelumnya dilaksanakan konsolidasi untuk tiga aliansi ojek online (Ojol Serdadu, Ojol Dobbrak, dan Ojol OSB).

Setelah dilaksanakan konsolidasi, melahirkan​pernyataan sikap yang disampaikan di hadapan publik. Perwakilan komunitas Ojol menyatakan kesiapan mereka untuk menopang upaya aparat keamanan dan pemerintah daerah melalui tiga poin utama

_​Ketertiban_, Para Ojol berkomitmen untuk menjadi pelopor ketertiban di jalan raya. Hal ini diwujudkan dengan kepatuhan penuh terhadap aturan lalu lintas, memprioritaskan keselamatan diri dan penumpang, serta bersikap santun di jalan. Ketertiban ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan kenyamanan.

_​Menolak dan Melawan Hoaks,_ Menyadari bahaya informasi palsu (hoaks) yang dapat memicu perpecahan, komunitas Ojol secara tegas menyatakan penolakan terhadap penyebaran berita bohong.

Mereka berjanji untuk menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi, sekaligus aktif mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pentingnya verifikasi berita.

_​Menjaga Persatuan dan Kesatuan,_ Komitmen tertinggi dari komunitas ini adalah menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di tengah perbedaan sosial dan politik. Mereka menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan toleransi dan gotong royong demi terciptanya Banten yang aman, damai, dan sejahtera.

​”Kami, para Ojol, adalah mata dan telinga di jalanan. Kami ingin membuktikan bahwa kami bukan hanya penyedia jasa transportasi, tapi juga mitra strategis dalam menjaga Harkamtibmas,” ujar Agustian Ketua Driver Online Banten Bergerak (DOBBRAK).

“Dengan ketertiban, menolak hoaks, dan menjaga persatuan, kami yakin bisa memberikan kontribusi nyata bagi Banten.”

​Deklarasi ini disambut baik oleh berbagai pihak, menunjukkan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat dalam mewujudkan stabilitas daerah. Aksi nyata dari para Ojol ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kesejukan wilayah Banten.(**)

14 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Lembaga Pemangku Adat Jayakarta dan Budayantara Kunjungi Kediaman Tokoh Kesultanan Banten

by Teropong News 10 Oktober 2025
written by Teropong News

Banten,Teropongnews.id – KH Fathul Adzim adalah ulama kharismatik dan tokoh masyarakat dari Banten, dengan nama lengkap KH. TB. Fathul Adzim Chotib. Beliau dikenal sebagai putra KH. Tubagus Akhmad Chotib dan merupakan keturunan bangsawan Banten (memakai gelar “Tubagus”). KH Fathul Adzim aktif dalam kegiatan keagamaan seperti napak tilas dakwah, Kebudayaan dan silaturahmi, serta menjabat sebagai ketua Ahlul Halli Wal ‘Aqdi.

Kedekatan dan perhatian KH Fathul Adzim, terlihat sangat dekat kepada masyarakatnya, hal tersebut terlihat dalam berbagai pertemuannya dengan berbagai ormas dan tokoh jawara Banten.
Jumat (10-10-2025)

Sebagai bukti dari sosok tokoh berpiaway, dalam setiap kesempatan waktu beliau juga selalu berpesan tentang pentingnya persatuan, moralitas, dan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk kemajuan Banten.

Seperti pada satu kesempatan yang disampaikan, saat beliau menerima silaturahmi dan kunjungan dari Lembaga pemangku adat Jayakarta beserta budayantara, beserta Tokoh Adat lainnya, seperti tokoh kasepuhan adat Cibarani – Lebak Banten, dengan telah didampingi dari Laskar Banten, beliau, KH Fathul Adzim, mengatakan.

“Alhamdulillah, dengan kehadiran saudara Kami dari Lembaga Pemangku Adat Jayakarta beserta Budayantara, Kami selaku yang juga mewakili masyarakat banten memberikan dukungan penuh terhadap rencana acara yang akan di selenggarakan oleh Lembaga Pemangku Adat Jayakarta yang akan di selenggarakan di Jakarta nanti pada tgl 26 Oktober 2025 di Kota Tua Jakarta.

“Dengan adanya Gerakan sadar budaya ini setidaknya kita semua dapat kembali mempererat silaturahmi, tutur KH Fathul Adzim, saat dijumpai di rumah kediaman.

Sementara dikesempatan lain, Pangeran Abi, selaku yang mewakili Lembaga Pemangku Adat Jayakarta dan Budayantara, dirinya menuturkan dan membenarkan maksud dari sebuah kunjungan nya di kediaman KH Fathul Adzim, dengan maksud dan tujuan adalah ajakan untuk minta restu juga dukungan dalam maksud untuk berkolaborasi guna membangkitkan kembali kejayaan sejarah, dengan maksud “Gerakan Sadar Budaya”

“Inti dari kunjungan kami utamanya adalah silaturahmi, dan selebihnya benar adanya Kami datang ke kediaman beliau untuk mohon doa restu dan dukungan penuh untuk kelancaran acara yang akan kami gelar di Gedung Tua Jakarta beberapa waktu kedepan”, ujar Pangeran Abi.

Untuk terselenggaranya sebuah acara: merupakan bentuk dukungan dari Lembaga Adat Pemangku Adat, Kutai Mulawarman, YASBI, Budayantara serta dukungan UPK Kota Tua serta Kementerian Kebudayan. Adaoun Parade Kirab Budaya Nusantara serta momentum pemberian gelar adat ke Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, pada perhelatan budaya dalam rangka Hari Kebudayaan Nasional 2025.(**)

10 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

DLH Kota Serang Tindaklanjuti Soal Bau Sampah dan Pemeliharaan Armada

by Teropong News 10 Oktober 2025
written by Teropong News

SERANG, Teropongnews.id– Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang tindaklanjuti adanya keluhan bau sampah di TPS Kepandean serta isu mangkraknya armada pengangkut sampah.


Kepala Dinas LH Kota Serang Farach Richi menjelaskan, proses pemeliharaan armada truk sampah punya aturan dan serta mekanisme dalam proses pengadaan barang dan jasa.


“Proses untuk pemeliharaan itu kan harus pengadaan barang dan jasa, dan ini kita lakukan proses, ini kan butuh ada konsultasi ke inspektorat, jadi tidak bisa langsung ada prosesnya,” ujar Farach, ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (10/10/25).


Selain itu, Farach menerangkan pihaknya tentu mempunyai data pemeliharaan armada yang dianggap sudah tidak layak dengan mekanisme yaitu melalui adanya proses.

“Kita kan punya data, data itu di mana truk yang sudah melebihi pemeliharaan Ban jadi kita konsultasikan ke inspektorat supaya ketika kita melakukan pemeliharaan ini tidak ada yang namanya temuan-temuan, setelah kita mendapatkan konfirmasi dari inspektorat dan kita lakukan bagaimana, Jadi nggak lebih dari tiga hari, dan ini sudah ditindaklanjuti,” terangnya.


Adapun masalah bau dijelaskanya telah mendapatkan tindak lanjut ,” Sudah kita lakukan penyemprotan dengan mobil tangki, dan sebetulnya terkait aduan teman ini bukan tidak kita tanggapi tapi kita lakukan proses administrasi, terkait isu soal mangkraknya armada pemeliharaan itu mungkin ketidakpahaman rekan rekan saja,” imbuh Farach.


Dalam hal ini, DLH mengatakan telah menyiapkan mobil tangki penyiraman dengan satgas kebersihan secara mobile, “Kita sudah lakukan penyiraman dan saat ini telah menyiapkan mobil tanki penyiraman jadi nanti terjadwal, apakah sekali sehari dua atau tiga hari.

Terakhir, soal air bersih, TPS di Kepandean kan belum optimalkan 24 jam, kita mengantisipasi adanya kehilangan toren atau mesin air, sedang kita lakukan bagaiman ada pengawasan 24 jam dulu baru kita lakukan pengeboran untuk mesin air dan toren, tapi jika masih kita belum adakan, kita pasti menyediakan fasilitas untuk penyemprotan oleh mobil tanki,” tutup Mantan Camat Taktakan tersebut.(Red)

10 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Seberangi Laut, Bupati Serang Ratu Zakiyah Jadikan Pulo Panjang Desa Percontohan Bersih dari Sampah

by Teropong News 9 Oktober 2025
written by Teropong News

Serang,Teropongnews.id- Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mencatatkan sejarah sebagai kepala daerah pertama di Kabupaten Serang yang mengunjungi Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel. Bersama Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ratu Zakyah tiba sekitar pukul 09.30 WIB di Dermaga Pulo Panjang menggunakan Kapal milik Lanal Banten pada Kamis, 9 Okotber 2025.

Menggunakan Pakaian Dinas Harian (PDH) berwarna putih dipadu celana hitam dan kerudung hitam corak bunga, Ratu Zakiyah disambut Camat Pulo Ampel, Samsuri dan Kepala Desa (Kades) Pula Panjang, Ratu Bulkis yang diiringi tarian. Tak ketinggalan, para siswa-soswa SD dan SMP pun turut menyambut kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Serang tersebut.

Turut mendampingi Wakil Ketua DPRD, Maksum dan Anggota DPRD Najib Hanafi, Asisten Daerah (Asda) II, Febrianto, Asda III, Ida Nuraida, Staf Ahli Bupati Rahmat Setiadi dan Sugirhardono, Kepala DPRK Okeu Oktaviana, Kepala Diskominfo Haerofiatna, Kepala DPKD Aber Nurhadi, Kepala DKPP Suhardjo, Kepala Disdukcapil Warnerry Poetri, dan perwakilan Banj bjb Cabang Banten.

Kunjungan Ratu Zakiyah ke Desa Pulo Panjnag dengan jarak tempuh sekitar 30 menit menyeberangi laut sebagai rangkaian Hari Jadi Ke-499 Kabupaten Serang pada 8 Oktober 2025. Sedangkan susunan kegiatannya yakni pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, khitanan massal gratis, dan pembuatan atau perbaikan administrasi kependudukan (adminduk) gratis.

Usai membagikan sembako, Ratu Zakiyah beserta jajaran berkeliling desa dan meninjau Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) menggunakan mobil bak terbuka. Kades Pulo Panjang, Ratu Bulkis pun mendapatkan apresiasi Bupati Ratu Zakiyah setelah berkeliling melihat desa bersih dari sampah.

”Pertama saya mengapresiasi kinerja Bu Kades ternyata luar biasa, apa yang beliau sosialisasikan ditempat ini itu bagus banget. Tadi kita lihat semuanya, jalanannya bersih, saya tadi tanya ini apa karena bupati mau datang kesini, tapi ternyata tidak,”ujarnya.

Ratu Zakiyah menyarankan, agar kebiasaan yang dilakukan Warga Desa Pulo Panjang dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS agar dipertahankan. Sehingga, Desa Pulo Panjang bisa dijadikan percontohan untuk desa lain di Kabupaten Serang bagaimana cara pengelolaan sampah yang baik.

”Jadi ini habit yang harus terus dipertahankan. Sehingga nanti bisa di replikasi ke desa-desa lain supaya bisa mencontoh Desa Pulo Panjang yang sudah bisa mengelola desanya untuk bersih dari sampah,”katanya.

Kemudian yang kedua, kata Ratu Zakiyah, kunjungannya dalam rangka Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang. Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel merupakan titik ke 6 yang dikunjungi sebagai lokus bhakti sosial dan kegiatan lainnya untuk melayani masyarakat.

”Seperti biasa kami melakukan pemberian sembako, cek kesehatan gratis, pengobatan gratis lalu disini ada tambahannya, kita memberikan bantuan untuk rutilahu (rumah tidak layak huni) 2 rutilahu dari CSR PT Wilmar, 1 rutilahu dari Baznas dan 2 rutilahu dari CSR Bank bjb Cabang Banten,”ucapnya.

Ratu Zakiyah berharap bantuan yang disalurkan bisa bermanfaat bagi 1.100 warga masyarakat Desa Pulo Panjang yang pada dasarnya dari rakyat dan untuk rakyat. ”Insya Allah dampak positif, memberikan manfaat untuk warga. Saya dapat info dari Bu Kades ternyata kali pertama bupati yang pernah berkunjung ke Pulo Panjang, jadi ini sejarah buat kita,”katanya.

Sedangkan berkaitan dengan aspirasi warga yang disampaikan Kades Pulo Panjang, Ratu Bulkis. Ratu Zakiyah menyebutkan, adanya permintaan penempatan tenaga medis untuk stanby di Poskesdes. ”Itu jadi bahan perhatian kami, karena disini warganya banyak, jadi tentu kita pastikan semoga kedepan kita bisa tindaklanjuti untuk memberikan tenaga medis yang bisa stanby disini,”ucapnya.

”Karena pernah terjadi ada pasien sakit karena untuk membawa ke darat kondisi jauh sehingga tidak tertolong dan meninggal dunia. Nanti saya koordinasi dengan dinas kesehatan, kira-kira ada berapa orang yang bisa di stanby disini, sehingga itu bisa menjadi pelayanan terbaik,”tambah Ratu Zakiyah.

Disamping itu, Raru Zakiyah juga akan mendatangkan investor agar berinvestasi untuk mengembangkan destinasi wisata yang belum tersentuh oleh para wisawatan atas aspirasi masyarakat melalui Kades Pulo Panjang. ”Nanti akan kita carikan calon investor untuk menanamkan investasinya disini itu bisa dijadikan PAD (pendapatan asli desa) untuk desa. Jadi, mohon doanya semoga semua berjalan lancar,”harapnya.

Kades Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel Ratu Bulkis mengaku bahagia atas kunjungan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah beserta jajaran, sebagai bentuk kepedulian seseorang pimpinan kepada rakyatnya. ”Saya sangat mengapresiasi untuk kedatangan ibu bupati, yang tadi saya sampaikan suatu kebanggan buat kami. Kalau saya pribadi mengatakan itu adalah sejarah, ibu bupati pertama yang bisa datang kesini. Kami sangat bahagia,”ucapnya.(*)

9 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Uncategorized

2 Tahun ICN Banten dan Polda Banten Sinergi Kreator Digital sebagai Benteng Penangkal Hoax dan Pengawal Persatuan Bangsa

by Teropong News 9 Oktober 2025
written by Teropong News

Teropongnews.id- Influencer dan Content Creator Network (ICN) Banten menandai dua tahun kiprahnya dengan mengusung semangat sinergi dan tanggung jawab dalam dunia digital. Sejak terbentuk pada September 2023.

Dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Influencer and Content Creator Network (ICN) Banten di Horison Resort Pondok Layung, Anyer, Kabupaten Serang, pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Komunitas ini terus memperkuat peran strategisnya sebagai mitra utama Polda Banten dalam menjaga stabilitas ruang digital dari penyebaran hoax, ujaran kebencian, dan isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa.

Sinergi antara para kreator dan aparat keamanan ini dinilai efektif menjadi benteng pertahanan terdepan dalam menjaga kondusivitas dunia maya, sekaligus menjadi wadah edukasi bagi masyarakat agar semakin cerdas dan kritis dalam bermedia sosial.

Ketua ICN Banten, Novianus Selva atau yang akrab disapa Rambo Banten, menegaskan bahwa dua tahun perjalanan ICN adalah periode transformasi dari komunitas kreator menjadi gerakan sosial digital yang berlandaskan etika dan kesadaran hukum.

“Kami memulainya dari suara, tapi kini suara itu telah menjadi gerakan. Kami menyadari, kreativitas tinggi harus diimbangi dengan kesadaran hukum dan etika. Sinergi dengan Polda Banten memastikan bahwa konten yang kami hasilkan tidak hanya menarik, tetapi juga bertanggung jawab dan menjaga keutuhan bangsa,” ujar Rambo Banten.

ICN Banten juga menyoroti pentingnya pendekatan Through The Line dalam revolusi komunikasi digital masa kini — di mana kreativitas dan teknologi berpadu dengan tanggung jawab moral serta kesadaran sosial di dunia maya.

Sebagai bagian dari perayaan dua tahun ICN Banten, komunitas ini sekaligus menegaskan komitmen kolektifnya melalui pembacaan Deklarasi Komitmen Kreator Digital ICN Banten untuk Etika dan Literasi Digital, sebagai pedoman moral dan profesional bagi seluruh anggotanya.(***)

9 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineNasionalUncategorized

Dualisme PWI Banten Berakhir, Semua Pihak Terima Keputusan PWI Pusat

by Teropong News 8 Oktober 2025
written by Teropong News

Jakarta,Teropongnews.id – Setelah melalui proses panjang, dualisme kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten akhirnya berakhir. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Tim Penyelesaian Dualisme PWI Pusat usai pertemuan di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri dua perwakilan pihak yang sebelumnya bersengketa, yaitu kubu Mashudi yang diwakili Junaedi Achmad, Fahdi Khalid, dan Hari Wibowo, serta kubu Rian Nopandra yang hadir bersama R. Dede Liyana. Dari pihak PWI Pusat hadir Ketua Tim Penyelesaian Dualisme PWI se-Indonesia Mirza Zulhadi, Wakil Ketua Atal S. Depari, serta anggota tim Anrico Pasaribu, Kadirah, Hilman Hidayat, dan pengurus PWI Pusat Badar Subur.

Musyawarah dimulai sejak pukul 11.00 WIB. Pada sesi awal, kedua pihak diberi kesempatan untuk melakukan pembicaraan internal hingga pukul 12.00 WIB. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan musyawarah bersama Tim Penyelesaian Dualisme PWI Pusat hingga berakhir sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam forum yang berlangsung dinamis dan terbuka itu, seluruh pihak akhirnya mencapai titik temu. “Telah selesai dan berakhir dualisme di PWI Banten dengan merekomendasikan kepengurusan saudara Rian Nopandra sebagai pengurus yang diakui,” ujar Mirza Zulhadi usai memimpin rapat.

Mirza menegaskan, langkah berikutnya adalah memastikan proses kelembagaan berjalan normal. “PWI Banten kami rekomendasikan untuk segera menyelenggarakan rapat pleno paling lambat tanggal 15 Oktober 2025. Alhamdulillah, semua pihak telah menerima keputusan ini dengan lapang dada,” tambahnya.

Sementara itu, anggota tim, Anrico Pasaribu, menilai proses penyelesaian berlangsung kondusif dan mencerminkan semangat kebersamaan insan pers. “Pertemuan yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 13.00 WIB menunjukkan komitmen kedua pihak untuk bermusyawarah. Selanjutnya PWI Pusat akan menerbitkan keputusan resmi berdasarkan hasil pertemuan ini,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Tim Penyelesaian Dualisme PWI se-Indonesia dibentuk berdasarkan amanat Kongres Persatuan yang digelar pada 29-30 Agustus 2025 di Cikarang. Tim ini memiliki mandat menyelesaikan seluruh permasalahan kepengurusan PWI di daerah sebelum hasil kongres diberlakukan secara nasional.

Dengan berakhirnya dualisme di Banten, PWI Pusat berharap seluruh anggota di daerah dapat kembali bersatu dalam semangat profesionalisme dan menjaga marwah organisasi wartawan tertua di Indonesia itu. (Rls/Humas PWI Pusat)

8 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Beberapa Aktivis Serang Selatan Lakukan Audensi Terhadap Kades Kemuning Terkait Lahan

by Teropong News 7 Oktober 2025
written by Teropong News

Serang,Teropongnews id – Beredarnya terkait berita yang sebelumnya mensoal tentang aset Pemprov di Wilayah Desa Kemuning, beberapa aktivis Serang Selatan datangi Kantor Pemerintah Desa dan melakukan audensi langsung dengan Kades Kemuning. Kemudian dari hasil pembahasan yang dilakukan bersama aktivis juga kepala desa bahwasanya dengan serentak aktivis tersebut telah menyatakan sikapnya, dan siap memberikan dukungan penuh terhadap warga masyarakat Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Hal tersebut dapat diketahui saat para Aktivis Serang Selatan usai melakukan konfirmasi terhadap Sopwanudin, selaku Kades Kemuning di Kantor Desa pada hari Senin 6 Oktobet 2025 kemarin.

Untuk selanjutnya, dari beberapa keterangan yang kemudian disampaikan para Aktivis Serang Selatan kepada media, bahwa pihaknya siap untuk mendampingi warga masyarakat selaku para pemilik lahan yang telah diklaim milik Pemprov Banten.
Selasa (7-10-2025)

Dari upaya dan langkah yang secepatnya akan ditempuh, beberapa Aktivis akan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) terutama DPUPR Provinsi untuk segera menyelesaikan perkara, dan bisa membuktikan keabsahan lahan milik warga yang sudah di klaim sebagai aset Pemprov. Pemerintah Daerah harus profesional dan jangan sampai terkesan arogan, masyarakat hanya meminta bukti resmi terkait pemilik sebenarnya.

“Kami akan tindak lanjuti ini, dan akan kami paksa untuk segera mendapatkan titik temu, sebab menurut keterangan dari Kades persoalan ini bukan saat ini mencuat ke permukaan publik akan tetapi dari hasil sosialisasi sebelumnya juga sudah ditempuh, tapi belum ada hasilnya, bukan tiba tiba kini muncul lagi isu dengan klaim hak milik Pemprov”, jelas Wahyu, salah satu yang mewakili Aktivis Serang Selatan lainnya.

“Dalam hal ini kami selaku dari atas nama warga hanya meminta dan menuntut untuk segera adanya penyelesaian konflik, warga juga mendesak pihak pemerintah daerah agar lebih transparan, ujarnya.

Di sela perbincangan yang dilakukan oleh pihak Kades bersama beberapa aktivis berawal dari konfirmasi para aktivis kepada Sopwanudin, selaku Kepala Desa Kemuning Kecamatan Tunjungteja Kabupaten Serang, berdasarkan adanya informasi yang beredar di publik perihal pernyataan salah satu diduga oknum DPRD Provinsi yang menyatakan kepemilikan aset Pemprov di wilayah Desa Kemuning.

Namun dari hasil sebuah pembahasan tersebut, dan juga dari beberapa keterangan yang diberikan oleh Sopwanudin, selaku Kades Kemuning, aktivis justru menilai bahwa Pemerintah Daerah tidak profesional.

“Seharusnya pihak terkait jangan dulu beropini dengam membuat narasi yang justru hal itu belum ada dasar kejelasannya, dan kemungkinan besar dalam waktu dekat kami beserta aktivis Serang Selatan lainnya akan melakukan audensi dengan pihak pihak terkait di Provinsi, tegas Wahyu.

Untuk selanjutnya kembali dikatakan Sopwanudin, selaku Kades Kemuning membenarkan adanya Kunjungan dari beberapa rekan aktivis ke kantor desa, dan mereka meminta saya untuk memberikan beberapa keterangan keterangan terkait lahan milik warga yang diklaim Pemprov Banten.

“Yang jelas, datangnya rekan rekan aktivis ke desa itu merupakan hal yang positif, dan dari beberapa yang mereka pertanyakan sudah saya jawab dengan batas pengetahuan yang juga didasari bukti bukti dokumen yang saya miliki”, pungkas Sopwanudin, diakhir penjelasannya.(Red)

7 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
AdvertorialSerang RayaUncategorized

Diskominfo Serang Kota Dukung Penataan Pasar Royal Jadi Sentra Ekonomi Modern Melalui Penguatan Infrastruktur Digital

by Teropong News 7 Oktober 2025
written by Teropong News

SERANGKOTA.TEROPONGNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang  memulai penataan kawasan Pasar Royal, Langkah ini merupakan bagian dari program strategis Pemkot untuk membangun sentra ekonomi baru yang modern dan tertata, sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang
ASEP SETIAWAN, S.Sos.M.Si menyampaikan, pihaknya siap
mendukung penataan kawasan Royal melalui penguatan infrastruktur digital, termasuk perluasan jaringan CCTV dan penyediaan internet gratis, untuk mendukung keamanan, konektivitas, serta pelayanan publik berbasis teknologi di kawasan yang akan direvitalisasi.

Menurutnya Dukungan ini merupakan bagian dari sinergi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dan Pemerintah Provinsi Banten untuk menciptakan kawasan yang lebih modern dan tertata. Ungkap Asep.

Asep menjelaskan, Diskominfo akan mengintegrasikan CCTV Kota Serang dengan sistem pengawasan Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan pemantauan wilayah secara lebih menyeluruh dan terkoordinasi. “Diskominfo juga akan mendukung penyediaan layanan internet gratis di fasilitas umum di kawasan Royal yang belum terjangkau”.  Langkah ini bertujuan memperkuat konektivitas dan mendukung pelayanan publik berbasis digital di kawasan Royal. Papar Asep.

Perlu diketahui, Program penataan kawasan Royal melibatkan beberapa OPD seperti Dinas PUPR, Dishub, Satpol PP, dan Bappeda, dengan Diskominfo menjadi salah satu mitra strategis. 

Dengan dukungan teknologi digital dari Diskominfo, kawasan Royal akan menjadi lebih modern, aman, terkoneksi, dan informatif bagi masyarakat, sejalan dengan target revitalisasi kawasan tersebut.

Dengan demikian  kawasan Pasar Royal akan disulap menjadi pusat perekonomian baru yang mampu menarik pengunjung dari dalam maupun luar Kota Serang. Penataan akan mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) yang juga mengatur keterlibatan dan tanggung jawab pedagang dalam merawat fasilitas.

Kepala Dinas PUPR Serang Kota Iwan Sunardi mengatakan “Konsep penataan Pasar Royal bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga tata kelola. Setiap pedagang nanti harus ikut membenahi tempat usahanya. Kita juga fokus memperbaiki pedestrian dan akses jalan di sekitarnya,”

Sebagai bagian dari penataan, kawasan Pasar Royal akan dilarang digunakan untuk parkir kendaraan. Area tersebut akan diutamakan untuk pejalan kaki, serta kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda dan motor listrik. Kata Iwan.

“Ini upaya menciptakan kawasan yang nyaman dan ramah bagi semua orang, khususnya pejalan kaki dan pengunjung,” Ungkapnya.

Iwan melanjutkan Program penataan Pasar Royal  juga sejalan dengan visi besar Pemkot Serang untuk mewujudkan kota yang tertib, indah, dan layak sebagai ibu kota provinsi.

Proyek penataan Pasar Royal didukung penuh oleh APBD Kota Serang yang dilaksanakan oleh CV. DWI PUTRI dengan nilai anggaran Pelaksana  dengan nilai kontrak 9.925.862.000. kata Iwan.

Melalui penataan ini, Pemkot Serang berharap dapat menciptakan kawasan ekonomi yang modern, bersih, dan tertib, sekaligus mendukung perkembangan sektor UMKM dan pariwisata Kota.(ADV)

7 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
HeadlineSerang RayaUncategorized

Klaim dan Nyatakan Aset Pemprov Banten Oleh Oknum: Kades Kemuning Minta Sebuah Bukti Keabsahan Milik

by Teropong News 6 Oktober 2025
written by Teropong News

Serang,Teropongnews.id – Kepala Desa (KADES) Kemuning, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, Sopwanudin. Saat di konfirmasi awak media terkait beredarnya isu yang sebelumnya telah menyebutkan bahwa dirinya disebut sebut sebagai pihak yang terlibat. Dalam keterangan yang disampaikan di kantor Desa Kemuning pada Senin 6 oktober 2025, bahwa lahan yang sekarang dipermasalahkan merupakan lahan milik masyarakat, dan bukan aset milik Pemprov Banten seperti yang selama ini diklaim.

Dengan tuduhan terlibat dalam penjualan tanah Rawa Pasar Raut dan Rawa Enang, Sopwanudin, menyatakan bahwasanya kedua lahan itu milik masyarakat setempat, adapun pihak Pemprov Banten diduga hanya mengklaim secara sepihak, tanpa bisa membuktikan keabsahan kepemilikan aset tersebut.

“Lahan itu punya masyarakat, bukan aset Pemprov Banten. Karena selama ini, yang dianggap situ sebetulnyantidak ada, jadi enggak benar itu kalau kita menjual aset Pemprov Banten,” tegasnya.

Disusu kaun, pria yang akrab disapa Opan ini, justru balik menantang Pemprov Banten, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten, agar bisa membuktikan kepemilikan aset tersebut secara sah berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku”, imbuhnya.

“Sekarang buktikan saja, ini saya datanya ada, petanya juga ada, bahkan dari data yang ada di saya ini, enggak ada itu namanya situ. Ini semuanya lahan milik masyarakat,” tantangnya, sambil menunjukkan data peta dan kepemilikan lahan.Senin (6÷10-2025)

Mantan pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini menegaskan, sampai saat ini Pemprov Banten tidak bisa membuktikan secara tepat, dimana letak aset miliknya. Bahkan, dari pertemuan dan diskusi yang dilakukan beberapa kali, titik lokasi lahan yang diklaim Pemprov Banten selalu berubah.

“Awalnya mengklaim di titik ini, kemudian pindah lagi titiknya. Awalnya lahannya ada 26 hektare, sekarang jadi 20 hektare, bahkan yang 10 hektare (Rawa Enang-red) pun enggak bisa dibuktikan titik kordinatnya,” tegas Sopwanudin.

Dsisi lain, dalam penyaluran berikutnya dirinya juga mengakui bahwa sebenarnya sudah memenuhi pemanggilan dari pihak Polda Banten terkait persoalan tersebut untuk dimintai keterangan terkait kebenaran informasi dua lahan yang dipersengketakan oleh Pemprov Banten.

“Memang saya dipanggil oleh pihak Polda, dalam pemanggilan itu saya sampaikan apa yang saya ketahui berdasarkan data-data yang ada di Desa. Jadi memang enggak ada itu lahan milik Pemprov Banten,”

Sebab selama ini Pemprov Banten hanya mengklaim kepemilikan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Banten, tanpa bisa menunjukkan dokumen kepemilikan yang sah.

“Selama ini kan hanya itu saja yang jadi dasar Pemprov Banten, disaat kita minta dokumen sah atas kepemilikan lahan itu, mereka enggak bisa memunjukkan,” pungkasnya.

Sebelumnya telah diberitakan:

Bahwa menurut keterangan salah seorang yang bisa saja disebut dengan oknum menjelaskan di media dengan menyatakan bahwa Aset milik Pemprov Banten kembali diserobot pihak lain. Kali ini, lahan seluas 30 hektare di Kampung Caringin, Desa Kemuning, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang.

Bahkan dalam keterangan tersebut kembali pihaknya menyatakan Kedua aset itu sebagian telah diperjualbelikan oleh seorang calo tanah dan terlebih lagi melibatkan beberapa pihak, seperti Pemerintahan Desa Kemuning, Pemerintahan Kecamatan Tunjungteja, hingga seorang notaris untuk menerbitkan Akta Jual Beli (AJB).

Dikesempatan terpisah, sebuah keterangan Pulung, warga masyarakat yang juga sekaligus merupakan mantan pejabat Desa sebelumnya menyebutkan bahwa lebih dari 16 hektare jelas merupakan garapan masyarakat dan tanah warisan. Dengan lokasi yang berada di Rawa Pasar Raut.

“Sebatas apa yang menjadi sepengetahun saya, benar adanya bahwa lahan yang konon katanya merupakan aset Pemprov, itu tidak benar”, bahkan selama saya menjabat Carik di Desa Kemuning, lahan tersebut tidak pernah ada persoalan apapun, tutur Pulung, disela perbincangannya yang telah turut menerangkan kepada wartawan.

Adapun terkait persoalan yang terjadi dilapangan, Sopwanudin, dirinya sudah memberikan klarifikasi atau keterangan kepada pihak kepolisian, karena kasus ini sedang ditangani oleh penyidik Polda Banten.(Red)

6 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
AdvertorialSerang RayaUncategorized

25 Tahun Provinsi Banten, Akselerasi Pembangunan Dengan Kolaborasi Kuat Untuk Banten Maju,Adil,Merata Tidak Korupsi

by Teropong News 6 Oktober 2025
written by Teropong News
6 Oktober 2025 0 comment
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Newer Posts
Older Posts

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home
 

Memuat Komentar...