Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Senin, 29 Juni 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
AdvertorialHeadlineTangerang RayaUncategorized

Dinkes Banten Giat Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Menular Dalam Upaya Penurunan Stunting

by Teropong News 7 November 2024
written by Teropong News 7 November 2024
437

Tangerang, Teropongnews.id- Dinas Kesehatan Provinsi Banten selenggarakan Program pencegahan penyakit menular dalam upaya penurunan stunting di kelurahan karawaci Kota Tangerang Kamis 7/11/24.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Dr. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS Menyampaikan, Kegiatan tersebut di selenggarakan bertujuan untuk mengurangi faktor risiko infeksi yang berdampak pada pertumbuhan anak melalui integritas layanan primer.

Menirutnya, Program ini menggabungkan layanan kesehatan dasar seperti pos yandu dan puskesmas dengan fokus pada pemberian imunisasi.edukasi prilaku hidup bersih dan sehat(PHBS) serta pengendalian penyakit TBC dan Diare.Tuturnya.

Ati melanjutkan, Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan rutin, Ibu hamil dan balita pemberian vitamin serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkunga untuk mencegah penyebaran penyakit.Ucapnya.

Ati Menjelaskan, Pendekatan ini tidak hanya memperkuat system  kekebalan tubuh anak namun juga menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang yang optimal, sehingga dapat menekan angka Stunting secara berkelanjutan.kata Ati.

Program ini telah diuji  coba  secara signifikan terutama terkait jenis pelayanan. Sebelumnya, layanan bersifat terpisah, namun dengan ILP, layanan disesuaikan dengan siklus hidup, terbagi dalam empat klaster.

“Di mana layanannya kalau dulu itu ada layanan BP, atau layanan KIA sekarang diubah, dengan adanya integrasi layanan primer pelayanan menjadi layanan berdasarkan siklus hidup, di mana ada (beberapa) klaster, klaster 1, klaster 2, klaster 3, dan klaster 4,” katanya.

Klaster tersebut meliputi manajemen, layanan kesehatan untuk ibu hamil, bayi, balita, dan remaja, layanan untuk usia produktif hingga lanjut usia, serta penanggulangan penyakit menular.(adv)

Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

Polda NTT Tangani 80 Kasus Kriminal Konvensional Selama Semester I 2026, 65 Kasus Berhasil...

28 Juni 2026

Polda Banten Tangkap Sindikat Penipuan Berkedok Travel Haji Dan Umroh

25 Juni 2026

Pastikan Pemukiman Warga Aman Polsek Kasemen Lakukan Patroli Malam

24 Juni 2026

BKKBN Banten Gelar Pengobatan Gratis dan Senam Bersama Lansia dalam Rangka Harganas ke-33 Tahun...

23 Juni 2026

Politik Komparatif sebagai Pendekatan untuk Memahami Sistem Pemerintahan

23 Juni 2026

Sistem Pemerintahan Indonesia di Tengah Tantangan Zaman

20 Juni 2026

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home