Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Selasa, 13 Januari 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Serang Raya

Pemprov Banten Genjot Produksi Kedelai

by Teropong News 18 Maret 2021
written by Teropong News 18 Maret 2021
458

SERANG, teropongnews.id – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian terus mendorong peningkatan produksi kacang kedelai agar harga kacang kedelai stabil. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan peningkatan produksi kedelai lokal dengan pemberian bantuan benih dan sarana produksi kepada petani seluas 2.050 ha.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid, Bantuan tersebut bersumber dari anggaran pemerintah pusat dan Pemprov Banten. Selain itu, pembinaan kepada petani secara kontinyu terus dilakukan, khususnya dalam hal penanganan paska panen.

“Kedelai lokal yang dihasilkan petani Banten memiliki ukuran yang bervariasi sehingga lebih banyak diserap oleh industri tahu. Sementara untuk industri tempe tidak dapat banyak menyerap karena memerlukan ukuran kacang yang sama. Upaya yang dapat dilakukan petani adalah melakukan sortir kedelai yang dipanen. Untuk yang berukuran besar dipasarkan ke industri tempe dan sisanya dipasarkan ke industri tahu,” kata Agus, Kamis (18/3/2021).

Agus juga menyebutkan, pemberian bantuan benih dan sarana produksi sebenarnya sudah dianggarkan di tahun 2020, namun karena adanya refocusing anggaran, maka bantuan tersebut kembali dianggarkan di tahun 2021.

You Might Be Interested In
  • Aktivis Mahasiswa Banten Tolak Wacana Pemakzulan Wapres Terpilih: Dengan Membagikan Poster Gibran Rakabuming Raka
  • Warga tembong adukan nasib ke DPRD Banten
  • Tingkatkan Pemahaman Santri, Ponpes Salsabila Putri Gelar Seminar Kebangsaan
  • Diskoumperindag Kabupaten Serang Gencar Lakukan Operasi Pasar
  • Imam Esa Dikukuhkan Menjadi Ketua PWI Kota Serang Periode 2024-2027
  • THM Baru Dekat Terminal Pakupatan Seakan Kebal Hukum, Walikota Serang Diduga Tutup Mata.

“Salah satu dukungan pemerintah untuk meningkatkan produksi kedelai di Banten adalah dengan memberikan bantuan benih dan sarana produksi untuk petani. Namun di tahun 2020 ini, anggaran bantuan benih dan saprodi (sarana produksi) mengalami refocusing anggaran. Sehingga pencapaian produksi kedelai di tahun 2020 sebagian besar berasal dari kegiatan swadaya petani,” katanya.

Dikatakannya, kenaikan harga kedelai yang terjadi saat ini karena Indonesia masih bergantung pada kedelai impor, sedangkan harga kedelai dunia sedang mengalami kenaikan. Karenanya dibutuhkan koordinasi semua pihak untuk meningkatkan penyerapan pasar terhadap produksi kedelai lokal.

Menurut Agus, kualitas kedelai lokal sebenarnya lebih baik karena umumnya kedelai yang tersedia adalah kedelai yang baru saja dipanen sehingga lebih segar, sementara kedelai impor biasanya sudah disimpan bertahun-tahun.

“Kedelai yang berukuran kecil sebenarnya lebih banyak mengandung protein dan rasanya lebih gurih. Selain itu, kedelai lokal merupakan kedelai asli hayati dan bukan kedelai transgenik seperti kedelai impor. Kedelai yang ditanam di negara-negara maju 80 persen adalah organisme yang telah dimodifikasi secara genetik (GMO),” kata Agus.

You Might Be Interested In
  • Aktivis Mahasiswa Banten Tolak Wacana Pemakzulan Wapres Terpilih: Dengan Membagikan Poster Gibran Rakabuming Raka
  • Warga tembong adukan nasib ke DPRD Banten
  • Tingkatkan Pemahaman Santri, Ponpes Salsabila Putri Gelar Seminar Kebangsaan
  • Diskoumperindag Kabupaten Serang Gencar Lakukan Operasi Pasar
  • Imam Esa Dikukuhkan Menjadi Ketua PWI Kota Serang Periode 2024-2027
  • THM Baru Dekat Terminal Pakupatan Seakan Kebal Hukum, Walikota Serang Diduga Tutup Mata.

Selain itu, daya tarik lainnya untuk kedelai impor di kalangan pengusaha tahu tempe adalah adanya keloggaran pembayaran dari pemasok kedelai impor, selain disebabkan harga kedelai impor yang lebih murah dibandingkan kedelai lokal.

“Dengan kondisi ini diperlukan peran BUMD sebagai off taker kedelai yang dapat memutus rantai pasokan kedelai lokal sehingga harga kedelai lokal lebih bersaing di pasaran dan industri tahu tempe bisa diberikan keleluasaan pembayaran bahan baku seperti yang diberikan pemasok kedelai impor,” ujar Agus.

Terkait dengan pengembangan kedelai secara masal dan luas kata Agus, saat ini masih terkendala dengan penyediaan benih yang siap tanam karena teknologi benih kedelai masih jauh tertinggal dibandingkan dengan teknologi tanaman pangan lainnya, salah satunya adalah masa dorman benih kedelai lebih pendek yakni hanya 2 bulan, sedangkan benih lainnya seperti padi relatif panjang yakni 6 bulan.

“Permasalahan lainnya selain faktor benih adalah motivasi petani menanam kedelai harus terus ditingkatkan mengingat harga jual yang diterima petani masih dibawah Rp 7.000 per kg sementara harga over head cost minimal Rp 7.700 per kg,” tuturnya. (*Dhe)

You Might Be Interested In
  • Aktivis Mahasiswa Banten Tolak Wacana Pemakzulan Wapres Terpilih: Dengan Membagikan Poster Gibran Rakabuming Raka
  • Warga tembong adukan nasib ke DPRD Banten
  • Tingkatkan Pemahaman Santri, Ponpes Salsabila Putri Gelar Seminar Kebangsaan
  • Diskoumperindag Kabupaten Serang Gencar Lakukan Operasi Pasar
  • Imam Esa Dikukuhkan Menjadi Ketua PWI Kota Serang Periode 2024-2027
  • THM Baru Dekat Terminal Pakupatan Seakan Kebal Hukum, Walikota Serang Diduga Tutup Mata.
Dinas Pertanian BantenHarga Kebutuhan PokokHarga Kedelai
Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

Pemprov Banten Gandeng Pemda Tangerang Raya, Bank Banten Siap Pengelolaan RKUD

29 Desember 2025

Hotel Merpati Merak Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Online Michat: Kamar 112–113 Terendus

28 Desember 2025

Penghargaan Rutan Kelas I Tangerang dalam rapat koordinasi pengendalian capaian semester II dan refleksi...

23 Desember 2025

Guru SIT Banten Unjuk Karya Inovatif Melalui Lomba Artikel dalam Rangka Muswil ke-6 JSIT...

21 Desember 2025

Gubernur Andra Soni Hadir di Muswil Ke-6 JSIT Indonesia Wilayah Banten, Ajak JSIT Berkolaborasi

21 Desember 2025

Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun Lantik Pengurus SMSI Kota Cilegon

20 Desember 2025

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home