Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Senin, 18 Mei 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
PandeglangUncategorized

Kurangnya Penerangan Pada Malam Hari , Pembangunan Jembatan Nyapah Diduga Abaikan K3

by Teropong News 30 Agustus 2023
written by Teropong News 30 Agustus 2023
603

Serang,teropongnews.id Pembangunan Jembatan Nyapah ( Ruas Ciruas – petir-Warung Gunung ) yang menggunakan anggaran APBD Tahun 2023 yang menelan Anggaran cukup pantastik yang digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Miris nya Dalam pekerjaan yang dilaksanakan oleh rekanan PUPR Provinsi Banten yaitu CV, Mulia Arinda Selaku pemenang Lelang pekerjaan dalam pelaksanaan kegiatan, Diduga abaikan Keselamatan Pekerja atau (K3), seperti yang diatur dalam K3, UU tahun 2022,tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, No 5 Tahun 2018,Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja.

Sedangkan secara Jelas Setiap Perusahaan Secara wajib diharuskan menerapkan K3 dan jika ada yang tidak menerapkan akan ada sangsi nya.

Lain hal nya dengan kegiatan Pekerjaan Pembangunan Jembatan Nyapah bukan hanua kurangnya penerangan pada malam hari yang mengakibatkan kecelakaan para pengguna jalan bahkan para pekerja nya tidak mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti Helm atau seoatu Boot, pengawas atau Mandor tidak melakukan peneguran atau peringatan terkesan ada nya pembiaran para pekerja nya tampa APD.

Saat Tim Media mengkonfirmasi kan kepada Mandor CV. Mulia Arinda terkesan vakum, “Saya hanya pekerja, dan juga saya cuma sekedar meeakili Mandor saja, ” Ujar nya.

Ketika dipertanyakan apakah ada pihak konsultan dan Pengawas dari Dinas PUPR tidak ada ditempat kegiatan, “belum datang, ” Mereka Datang Tidak tentu, kadang pagi, kadang Siang kadang tidak datang, Jawab nya singkat.

Sementara menurut warga sekitar, “Jembatan ini sudah lama dibangunnya pada saat zaman Belanda Dulu, saya Asli orang sini dari tahun 60 sudah ada jembatan ini, seperti dilihat pasangan Bata nya juga Cuma disusun saja tapi kuat sampai usia nya sekitar 70 tahun bisa lebih” Ujar Romli warga sekitar.( Tim)

Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

Oknum Ormas Sukadiri Lindungi Obat Keras, Ancam Pukul Awak Media di Kali Hitam!

16 Mei 2026

Membaca Demokrasi Dan Militerisme BEM Serang Raya Gelar Kegiatan Diskusi Publik Bertajuk

15 Mei 2026

Aksi di DPRD Banten, DEMA UIN SMH Banten Soroti Penegakan HAM dan Reformasi Peradilan...

14 Mei 2026

Disaksikan Gubernur Banten, BPN dan BKPRMI Kolaborasi Percepat Legalitas Tanah Wakaf

13 Mei 2026

Pengurus Baru SMSI Kota Serang Audiensi dengan Wali Kota Serang

13 Mei 2026

Dampingi Menteri Nusron Hadiri Pengajian Umum di Pandeglang, Pemimpin Jangan Persulit Urusan Rakyat

12 Mei 2026

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home