Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
Kamis, 12 Maret 2026
Teropong News
Teropong News
  • Home
  • Uncategorized
    • Pendidikan
    • Nasional
    • Headline
    • Advertorial
    • Hukrim
    • Daerah
      • Serang Raya
      • Pandeglang
      • Lebak
      • Cilegon
        • Cilegon
    • Pendidikan
PandeglangUncategorized

Diduga Pusat Gadai Indonesi Cabang Serdang Tahan Ijasah Karyawan Saat Hendak Resign

by Teropong News 25 Juni 2023
written by Teropong News 25 Juni 2023
591

Serang,teropongnews.id| Ada-ada aja modus kerjaan pencarian uang yang dilakukan oleh oknum perusahaan dimasa sulit seperti ini Perusahaan Pusat Gadai Indonesi Cabang Serdang hampir 6 bulan menahan izasah karyawati karena mengundurkan diri, sehingga dikenakan pinalty membayar sejumlah uang Minggu 25/06/23

Pimpinan cabang Pusat Gadai Cabang Serdang sudah di beritahukan saat mulai kerja alias karena ikatan kontrak kerja.

Namun Amel berbeda mengundurkan diri adalah karena alasan sakit tidak mampu lagi bekerja akibat mengalami musibah sakit dan masuk rumah sakit untuk (operasi) sehingga untuk kebaikan dan kesembuhan dirinya , ayahnya juga menyarankan untuk mengundurkan diri karena melihat kondisi putrinya yang kurang sehat sehingga sesuai Surat yang dibuat terhitung tanggal 28 Desember 2022 resmi mengunduran diri dan resmi bukan lagi karyawati Pusat Gadai Indonesi Cabang Serdang

Ketika di tanya Amel terkait penahanan izasah yang di lakukan oleh pihak perusahaan, menyampaikan membenarkan dan harus menyelesaikan administrasinya yaitu harus membayar sejumlah uang sebagai pinalty karena berhenti sebelum habis kontrak. “Ya saya mengundurkan diri juga karena sakit bahkan sempat operasi tapi saya harus menyelesaikan administrasinya dan membayar sejumlah uang ada hitung-hitungan nya di kirim lewat wa”, tuturnya sambil menunjukkan bukti pemberhentian breakdown pinaltinya.

Amel juga menyampaikan dalam kerja masih ada haknya gaji yang belum di bayar karena gaji terakhir diterima yaitu 01 November 2022 sedangkan surat pengunduran diri nya buat tanggal 28 Desember 2022, sehingga seharusnya masih gajian di tanggal 01 Desember 2022 (gaji gantungan). “Iya saya terima gajian tgl 01 November 2022 untuk bulan Oktober. Sedangkan gajian di bulan Desember 2022 untuk masa kerja bln November 2022 saya belum terima”, imbuhnya.

Dalam penahanan izasah ada keganjilan dalam pembuatan surat yang menyuruh membuat adalah yang mengaku mantan karyawati Pusat Gadai Indonesi Cabang Serdang yang sudah keluar yang juga pernah kena pinalty. Tapi surat yang memberikan rincian / breakdown pinalty adalah pimpinan cabang.

Ketika tim media menyambangi kantor pusat Gadai Serang melalui staff karyawan menyampaikan Pimpinan Cabang tidak bisa di temui karena alasan meeting. Dan ketika di wa membebarkan harus menyelesaikan pinalty akibat mengundurkan diri sebelum habis kontrak.

Di waktu yang sama Ketua Mappak Banten ketika di konfirnasi menyampaikan sangat menyayangkan sikap tindakan yang dilakukan oleh Perusahaan Pusat Gadai di Serang apalagi kepada karyawannya karena mengundurkan diri bahkan karena alasan sakit itu tidak ada di UU Tenaga Kerja demikian ini harus di telusuri tuturnya.

Sampai berita ini di turunkan jika tidak ada solusi yang di berikan oleh perusahaan tim Mappak Banten akan melakukan investigasi ke lapangan ke sejumlah Pusat Gadai Indonesi Cabang Serang (Budi)

Share 0 FacebookTwitterWhatsappEmail

You may also like

Kolaborasi IKPP Serang dengan DLH Kabupaten Serang Dorong Penguatan Program Pengelolaan Sampah dari Hulu

10 Maret 2026

Isu mengenai galian C (Sirtu) di Desa Cibatu Tiga, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor

3 Maret 2026

Gubernur Andra Soni: Semangat KH Syam’un Menginspirasi Program Sekolah Gratis Banten

2 Maret 2026

Surat Permohonan Audensi Tidak Kunjung di Jawab: LAPBAS Indonesia Siap Hitamkan Dinas Pendidikan Kabupaten...

27 Februari 2026

Pasien Diduga Dimintai Biaya Ambulans Rp200 Ribu Meninggal Dunia di RSUD Banten

21 Februari 2026

Lanal Banten Evakuasi Korban Kebakaran KM Inti Mariana 7 di Perairan Selat Sunda

19 Februari 2026

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

POPULER

  • Layanan Call Center Bapenda Banten Siap Layani Wajib Pajak

    2 Desember 2024
  • Diduga dianulir, PJ Bupati Maybrat Turut Kampanyekan salah Satu Bacalon Bupati Maybrat

    28 Juni 2024
  • Sesepuh Cerdas K2 Kornelius Kambu Hadiri Deklarasi, Karel Makin Melesat Maju Di Pilkada

    23 Juni 2024
  • Melenial Sorsel Deklarasikan Pasangan Lambert jitmau & Samsudin Anggiluli  Gempar Di Pilgub Papua Barat Daya

    7 Mei 2024
  • Masa Pendukung Dan Sipatisan Dari 9.Kampung Deklarasikan Dukungan Untuk Karel Murafer Di Wilayah Mare Selatan

    22 Mei 2024
Teropong News
  • Home