Hukum

Dugaan Korupsi di Pemkot Cilegon, HMI Cilegon Mendesak Kejari Agar Segera Tetapkan Tersangka

CILEGON, teropongnews – Dugaan adanya penyalahgunaan wewenang dan tindakan korupsi pada salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, membuat publik bertanya-tanya tak terkecuali dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ketua Umum HMI Cabang Cilegon, Rikil Amri mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon untuk mengusut tuntas dugaan kasus korupsi di salah satu OPD yang masih dirahasiakan. “Kami minta Kejari Cilegon untuk mengungkap secara terang benderang dugaan korupsinya apa?,

Kejari Masih Rahasiakan Nama OPD Kasus Korupsi di Pemkot Cilegon

CILEGON,teropongnews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon mengaku sedang menggarap kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Bahkan penanganan kasus tersebut sudah masuk dalam tahap penyidikan.Kendati seperti itu, Kejari Cilegon masih enggan membeberkan nama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kasus yang sedang disidik tersebut. Kepala Kejari Cilegon Ely Kusumastuty menjelaskan, ia telah menandatangani penetapan peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan kasus yang tengah ditangani oleh Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus)

Kasus Masker Dinkes Banten Dilimpahkan

Ketua PN Serang Belum Tunjuk Majelis Hakim SERANG,teropongnews.id-Rencana dakwaan (rendak) perkara dugaan korupsi pengadaan 15 ribu masker KN95 01 V+ tahun 2020 senilai Rp3,3 miliar telah rampung disusun. Kemarin (12/7), berkas perkara tiga tersangka korupsi itu dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Serang. Pantauan Media, sebelum dilimpahkan, tim penuntut umum Kejari Serang melakukan pemeriksaan terhadap berkas perkara tiga tersebut. Yakni, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Banten Lia Susanti selaku pejabat pembuat

Petugas gabungan dari Polda Banten dan Polres Kota Tangerang saat mendatangi Apotek Murah Farma di Perum Citra Raya, Ruko Blosom Blok W, Nomor 24 Desa Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

SERANG,teropongnews.id – Firdaus pemilik Apotek Murah Farma di Perum Citra Raya, Ruko Blosom Blok W, Nomor 24 Desa Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang ditangkap polisi pada Minggu (4/7) sore. Ia ditangkap polisi lantaran menjual obat terapi Covid-19 dengan harga yang mahal. “Pemilik apotek tersebut kami amankan Minggu sore pekan lalu. Ia (Firdaus-red) sudah kami. Tetapkan sebagai tersangka,” ujar Direktur Reskrimum Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ade Rahmat

Sidang Praperadilan Kasus Masker,Kejati Mangkir

SERANG,teropongnews.id- Sidang praperadilan penetapan Lia Susanti sebagai tersangka kasus pengadaan masker KN95 01 V+ tahun 2020 senilai Rp3,3 miliar di Pengadilan Negeri (PN) Serang urung dilaksanakan. Batalnya sidang tersebut lantaran pihak Kejati Banten selaku termohon mangkir. “Sidang ditunda karena pihak kejaksaan tidak hadir. Mereka (Kejati-red) sudah berkirim surat alasannya (tidak hadir-red) karena banyak personel mereka terpapar Covid-19, “ ujar pengacara Lia Susanti, Basuki Utomo kepada awak Media, kemarin. Sidang praperadilan

Tersangka Masker Gugat Kejati

SERANG,teropongnews.id-Gugatan praperadilan dilayangkan Lia Susanti, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN95 01 V+ tahun 2020 senilai Rp3,3 miliar ke Pengadilan Negeri (PN) Serang. Gugatan itu dilayangkan untuk menguji keabsahan penetapan kliennya sebagai tersangka oleh Kejati Banten. Kuasa Hukum Lia, Basuki Utomo mengatakan, perlawanan hukum itu dilakukan lantaran permohonan informasi terkait alat bukti yang menjerat kliennya tidak digubris oleh Kejati Banten. “Saya rasa ini bukan rahasia lagi, karena ini sudah

Mantan Lurah Bendung Akhirnya Dibui, Sebelumnya Sempat Mangkir di Persidangan

SERANG,teropongnews.id- Aji Kurnianto akhirnya mendatangi kantor Kejari Serang, Senin (28/6) siang. Aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Serang itu pun langsung dijebloskan ke Rutan Klas IIB Serang.Aji Kurnianto ditetapkan sebagai buron oleh Kejari Serang lantaran menghilang usai sidang perkara dugaan penipuan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Serang. ASN yang bertugas di Kecamatan Kasemen itu didakwa menipu uang milik Ahmad Syarif Madzurullah dan Muslim pada Maret hingga April 2020 lalu. Ahmad

Diduga Mengendap Di Polres Pandeglang Kasus Komoditi Busuk Yang Diterima KPM Dan Dugaan Mark Up

PANDEGLANG,teropongnews.id– “Hukum harus tetap menjadi panglima di negeri ini. Agar terpenuhinya rasa keadilan di tengah masyarakat. Dan untuk kasus ini, semoga tidak membeku. Kepada penyidik Polres Pandeglang kiranya segera melanjutkan dan menjadikan tersangka siapapun pelakunya yang terlibat atas perbuatannya yang telah merugikan masyarakat dalam pusaran program BPNT di Kabupaten Pandeglang,”Dugaan Mark Up harga dan komoditi busuk diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Desa Pasireurih Kecamatan